Tak Masuk Kerja Dua Hari, Pria di Jombang Ditemukan Meninggal Membusuk di Dalam Rumah

photo author
Jagad Hanugrah, Mocosik
- Minggu, 28 Juni 2026 | 17:50 WIB
Pria 53 tahun di Desa Sengon, Jombang, ditemukan meninggal di dalam rumah (dok.istimewa)
Pria 53 tahun di Desa Sengon, Jombang, ditemukan meninggal di dalam rumah (dok.istimewa)

 


JOMBANG, MOCOSIK.COM – Warga Jalan Gubernur Suryo IV/08, RT 026 RW 005, Desa Sengon, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, digegerkan dengan penemuan seorang pria yang telah meninggal dunia di dalam rumahnya, Minggu (28/6/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.

Korban diketahui bernama Choirul Syamsul Huda (53). Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban diduga meninggal dunia akibat sakit yang telah lama dideritanya.

Peristiwa bermula saat rekan korban, Suhadak, datang ke rumah untuk menjenguk Choirul. Korban diketahui sudah tidak masuk kerja sejak Jumat (26/6/2026) dengan alasan sedang sakit.

Setibanya di rumah korban, Suhadak mencium aroma tidak sedap yang berasal dari dalam rumah. Karena tidak mendapat respons saat memanggil korban, ia kemudian meminta bantuan perangkat Desa Sengon untuk melakukan pengecekan.

Bersama warga, perangkat desa mendobrak pintu rumah. Setelah masuk, mereka mendapati pintu kamar korban dalam keadaan terkunci dari dalam. Saat kondisi kamar diperiksa melalui jendela, korban ditemukan sudah meninggal dunia. 

Baca Juga: Motor Oleng Saat Menyalip, Pemuda Asal Bangkalan Meninggal Terlindas Truk di Jombang

Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, korban diperkirakan telah meninggal sekitar dua hari sebelum ditemukan.

Dugaan tersebut diperkuat dengan kondisi jenazah yang telah mengeluarkan aroma tidak sedap. Korban juga diketahui memiliki riwayat penyakit komplikasi, terutama diabetes.

Penemuan tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian. Personel Polsek Jombang Kota bersama Tim Inafis Polres Jombang dan BPBD Kabupaten Jombang langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Petugas melakukan pengamanan lokasi, meminta keterangan sejumlah saksi, serta melaksanakan pemeriksaan awal terhadap jenazah. Polisi juga melakukan Visum et Repertum luar untuk memastikan penyebab kematian korban.

Sejumlah saksi yang dimintai keterangan di antaranya Suhadak, Handi Widyawan, dan Suyanto. Dari keterangan para saksi, korban diketahui tinggal seorang diri dan memiliki riwayat sakit yang telah lama dideritanya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan tanda-tanda yang mengarah pada tindak pidana. Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat sakit. Meski demikian, penyelidikan tetap dilakukan sesuai prosedur dengan mengumpulkan keterangan saksi dan melakukan pemeriksaan medis terhadap jenazah.

Polisi mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan sekitar, terutama terhadap warga yang tinggal seorang diri dan memiliki riwayat penyakit. Kepedulian serta komunikasi antartetangga dinilai penting agar pertolongan dapat diberikan lebih cepat apabila terjadi keadaan darurat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Jagad Hanugrah

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X