Sejumlah capaian yang disampaikan Warsubi di antaranya keberhasilan Kabupaten Jombang mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI untuk ke-12 kalinya berturut-turut.
Selain itu, Jombang juga meraih Terbaik III Penghargaan Pembangunan Daerah tingkat Jawa Timur, penghargaan intervensi spesifik penurunan stunting Terbaik Regional 1, serta predikat Pelayanan Prima dari Kementerian PAN-RB.
Warsubi menambahkan, bahwa kinerja Kabupaten Jombang mendapat apresiasi pemerintah pusat melalui pemberian insentif fiskal.
Pada 2024, Kabupaten Jombang menerima total insentif fiskal sebesar Rp18,6 miliar. Salah satu komponennya berasal dari kinerja penurunan stunting dengan nilai sekitar Rp5,78 miliar.
Namun, Warsubi mengingatkan agar berbagai penghargaan tersebut tidak membuat pemerintah maupun masyarakat cepat berpuas diri.
Baca Juga: Karnaval HUT ke 81 RI di Jombang Meriah, 69 Armada Pamerkan Mobil Hias dan Hasil Bumi
"Penghargaan harus menjadi penyemangat, bukan alasan untuk berpuas diri. Masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan bersama,"katanya.
Usai menyampaikan capaian pembangunan Kabupaten Jombang, Warsubi kemudian mengajak warga memaknai kegiatan jalan sehat sebagai bagian dari upaya menjaga kebersamaan.
Lapangan Desa Purisemanding dipenuhi warga dari berbagai kalangan. Anak-anak, orang tua, keluarga hingga kelompok masyarakat tampak berbaur mengikuti kegiatan.
Menurut Warsubi, kegiatan sederhana seperti jalan sehat memiliki arti penting dalam membangun hubungan sosial di tengah masyarakat.
"Kadang yang kita butuhkan bukan kegiatan yang mewah. Cukup punya waktu untuk bertemu, bergerak bersama, tertawa bersama, dan pulang membawa hati yang lebih senang,"ungkapnya.
Ia menilai jalan sehat juga menjadi kesempatan untuk mempererat silaturahmi sekaligus menjaga kekompakan warga.
"Jangan hanya jalannya yang sehat. Semoga hubungan antarwarga juga semakin sehat, semakin rukun, dan semakin kompak,"imbuhnya.
Warsubi turut mengajak masyarakat memaknai peringatan HUT ke 81 RI dengan cara yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, jika para pahlawan dahulu berjuang merebut kemerdekaan, maka tugas generasi sekarang adalah mengisi kemerdekaan melalui kerja nyata, menjaga persatuan, merawat lingkungan, meningkatkan kesehatan keluarga serta memberikan manfaat bagi sesama.