Prof. Asrorun menegaskan, KH. Wahab Hasbullah tidak serta-merta lahir sebagai tokoh besar. Ada proses panjang yang telah dilalui, mulai dari belajar, mengabdi hingga membangun jaringan perjuangan.
“KH. Wahab Hasbullah sebelum mematangkan diri hingga menjadi salah satu tokoh penting NU sudah berproses. Beliau berproses di berbagai tempat dan dalam berbagai ruang,” ujarnya.
Menurut Prof. Asrorun, generasi muda NU harus memanfaatkan masa muda sebagai momentum untuk belajar, berorganisasi dan mengabdi.
Ia mengingatkan, kepemimpinan tidak lahir secara instan. Seorang kader yang ingin mengambil peran lebih besar di masa depan harus terlebih dahulu menempuh proses panjang.
“Menjadi tokoh dan pemimpin itu tidak lahir secara instan. Ada proses panjang yang harus dijalani. Karena itu, jangan merasa masih muda lalu menunda proses. Waktu berjalan lebih cepat dari yang kita bayangkan,” tegasnya.
Prof. Asrorun pun mendorong kader IPNU dan IPPNU agar tidak sekadar menjadi generasi yang hadir dalam organisasi, tetapi benar-benar menyiapkan diri untuk mengambil peran bagi NU, bangsa dan negara.
Baca Juga: Jelang Muktamar ke 35 NU, Korlantas Polri Perkuat Pengamanan Lalu Lintas di Jombang
Peresmian Markas MA IPNU di Tambakberas tersebut dihadiri sejumlah tokoh nasional dan kader senior IPNU.
Di antaranya Romahurmuziy atau Gus Romi, putra Muassis IPNU KH. Tolchah Mansur, Mundjidah Wahab, putri Muassis NU KH. Abdul Wahab Hasbullah, serta Idy Muzayyad, Komisioner BAZNAS RI.
Turut hadir pula sejumlah kader dan alumni IPNU yang kini dipercaya memimpin struktur NU di berbagai daerah, baik di tingkat PCNU maupun PWNU.
Kehadiran Markas MA IPNU di kawasan Tambakberas menjadi ruang konsolidasi bagi alumni dan kader IPNU dari berbagai daerah menjelang dan selama pelaksanaan Muktamar NU ke-35 di Jombang.
Bagi Prof. Asrorun Ni’am, markas tersebut bukan sekadar tempat berkumpul. Lebih dari itu, menjadi ruang untuk menghidupkan kembali tradisi diskusi, kaderisasi dan pengabdian di kalangan generasi muda NU.
“Jangan tunggu tua untuk mulai berproses. Karena ketika merasa masih punya banyak waktu, bisa jadi waktu justru sudah berjalan terlalu jauh,"demikian pesan yang mengemuka dalam peresmian Markas MA IPNU di Tambakberas.***