teknologi

Google Siap Menghapus Akun yang Tidak Aktif Mulai Desember 2023

Jumat, 19 Mei 2023 | 19:15 WIB
Pada Desember 2023 Google akan hapus akun yang tidak aktif (Pinterest )

Dalam blog resmi mereka, Google Workspace Updates, Google menjelaskan bahwa fitur ini merupakan bagian dari Brand Indicators for Message Identification atau BIMI yang diperkenalkan pada tahun 2021. BIMI memungkinkan pengirim email menggunakan autentikasi yang kuat dan memverifikasi logo merek mereka untuk ditampilkan sebagai avatar di email.

Dengan adanya ikon centang biru, pengguna Gmail dapat dengan mudah mengidentifikasi apakah pesan yang mereka terima berasal dari pengirim yang sah atau peniru. Hal ini akan membantu dalam mencegah adanya pesan spam atau phishing yang dapat membahayakan keamanan data pengguna.

Google menegaskan bahwa autentikasi email yang kuat akan memberikan manfaat besar bagi pengguna dan sistem keamanan email secara keseluruhan. Dengan adanya autentikasi yang baik, sistem dapat lebih mudah mengenali dan menghentikan spam, sementara pengirim dapat meningkatkan kepercayaan pada merek mereka.

Melalui ikon centang biru ini, pengguna dapat memperoleh kepercayaan lebih terhadap sumber email yang mereka terima. Google menjelaskan bahwa saat pengguna mengarahkan kursor ke ikon centang biru, mereka akan melihat keterangan bahwa "Pengirim email ini telah memverifikasi bahwa mereka pemilik google.com dan logo di gambar profil."

Proses implementasi ikon centang biru ini sudah dimulai pada Rabu, 3 Mei 2023, untuk akun Workspace dan akun pribadi Gmail.

Kesimpulan

Perubahan kebijakan Google terkait penghapusan akun tidak aktif merupakan langkah yang bertujuan untuk meningkatkan privasi pengguna dan mengurangi beban penyimpanan server perusahaan. Pengguna diberikan pemberitahuan sebelum akun mereka dihapus secara permanen, memberi mereka waktu untuk memulihkan akun dalam periode 4 bulan.

Selain itu, Google juga memperkenalkan ikon centang biru di Gmail sebagai tanda verifikasi pengguna. Fitur ini membantu pengguna mengidentifikasi pengirim email yang sah dan memberikan kepercayaan lebih pada sumber email yang mereka terima.

Dengan adanya perubahan ini, Google terus berkomitmen untuk meningkatkan pengalaman pengguna dan menjaga keamanan data mereka. Pengguna diimbau untuk tetap aktif menggunakan layanan Google agar akun mereka tetap aman dan tidak terkena kebijakan penghapusan akun yang tidak aktif.

Baca Juga: Penawaran Istimewa! Nikmati Kehebatan Samsung Galaxy S23 Ultra dengan Diskon hingga Rp2.000.000

Jadi, pastikan Anda tetap aktif menggunakan layanan Google dan ikuti perkembangan terbaru dari perusahaan ini.***

 

Halaman:

Tags

Terkini

Fitur Live TikTok Mendadak Dihapus, Ini Penjelasannya

Minggu, 31 Agustus 2025 | 09:58 WIB