Diduga Motif Asmara, Dua Kakak Beradik di Plandaan Jombang Ditusuk Pria Asal Kebumen

photo author
- Jumat, 1 Mei 2026 | 19:11 WIB
Pelaku penikaman dua orang mahasiswi saat diamankan petugas Polsek Plandaan (dok.istimewa)
Pelaku penikaman dua orang mahasiswi saat diamankan petugas Polsek Plandaan (dok.istimewa)

 


JOMBANG, MOCOSIK.COM – Aksi penikaman brutal menimpa dua mahasiswi kakak beradik di Dusun Purisemanding, Desa Purisemanding, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang, Kamis (30/4/2026) malam.

Kedua korban bernama, Sita Janatul Munawaroh (25) dan adiknya, Zubaidah Septia Ningsih (21), mengalami luka tusuk serius setelah diserang seorang pria berinisial AD (25), warga Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.

Peristiwa berdarah itu terjadi sekitar pukul 23.30 WIB saat para penghuni rumah tengah beristirahat. Pelaku diduga telah merencanakan aksinya sebelum menyelinap masuk ke dalam rumah korban melalui pintu belakang.

Kapolsek Plandaan, AKP Sartono, mengungkapkan bahwa pelaku langsung menyasar kamar salah satu korban setelah berhasil masuk ke dalam rumah. 

Baca Juga: Usai Jalani Perawatan di RSJ Lawang, Warga Tembelang Jombang Ditemukan Tewas Gantung Diri

"Pelaku masuk melalui pintu belakang dan langsung menuju kamar korban. Dugaan sementara, aksi ini sudah direncanakan,"kata Sartono, Jumat (1/5/2026).

Aksi pelaku pertama kali diketahui oleh ibu korban, Masripah, yang terbangun setelah mendengar suara mencurigakan dari dalam rumah. Saat diperiksa, ia mendapati pelaku tengah mencekik Sita sambil menodongkan pisau.

"Korban sempat melakukan perlawanan, namun pelaku justru menikam bagian perut kiri Sita. Teriakan korban memicu kepanikan di dalam rumah,"ungkapnya.

Zubaidah yang berusaha menolong kakaknya turut menjadi sasaran. Ia pun mengalami dua luka tusuk di bagian paha kanan dan perut.

Teriakan minta tolong akhirnya mengundang perhatian warga sekitar. Massa yang berdatangan berhasil melumpuhkan pelaku sebelum diserahkan kepada pihak kepolisian.

"Petugas yang tiba di lokasi segera mengamankan pelaku guna menghindari aksi main hakim sendiri,"tegas Kapolsek Plandaan.

Polisi juga menyita sejumlah barang bukti, di antaranya sebilah pisau bergagang kayu yang diduga digunakan dalam penyerangan, satu unit sepeda motor Honda Vario, serta pakaian korban yang berlumuran darah.

Saat ini, kedua korban masih menjalani perawatan intensif di fasilitas kesehatan setempat dan telah dilakukan visum et repertum untuk kepentingan penyidikan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Rudiyanto Mocosik

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X