JOMBANG, MOCOSIK.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) terus mempercepat proses pengadaan proyek Penerangan Jalan Umum (PJU) di ruas Kabuh–Tapen.
Proyek dengan nilai anggaran sekitar Rp1,7 miliar tersebut kini masih memasuki tahap lelang di Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setdakab Jombang.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jombang, Sugianto menyampaikan, pembangunan PJU di ruas Kabuh–Tapen merupakan bagian dari Program Indikatif Kecamatan (PIK) yang diusulkan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahun 2026.
Baca Juga: Pastikan Lalin Lancar, Dishub Jombang Evaluasi Kinerja 150 Juru Parkir di Ruas Jalan Protokol
"Program PIK ini merupakan usulan dari masing-masing kecamatan. Dari 21 kecamatan di Kabupaten Jombang, mayoritas mengusulkan pembangunan penerangan jalan umum karena menjadi kebutuhan masyarakat,"katanya kepada awak media, Senin (6/7/2026).
Menurutnya, ruas Kabuh–Tapen menjadi prioritas karena memiliki panjang jalur pembangunan PJU terbesar dibandingkan lokasi lainnya. Kondisi jalan yang minim penerangan dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan, sehingga pemerintah mengalokasikan anggaran paling besar untuk proyek tersebut.
"Ruas Kabuh–Tapen memiliki panjang belasan kilometer. Karena itu, anggaran yang dialokasikan juga paling besar, sekitar Rp1,7 miliar,"jelasnya.
Saat ini, proses pengadaan masih berlangsung melalui mekanisme lelang di PBJ. Setelah proses lelang selesai dan kontrak ditandatangani, pekerjaan fisik akan segera dimulai.
"Sekarang masih tahap pengadaan melalui sistem lelang di PBJ. Setelah lelang selesai dan kontrak ditandatangani, pekerjaan konstruksi bisa langsung dilaksanakan. Kami berharap prosesnya segera rampung,"tambahnya.
Selain di ruas Kabuh–Tapen, Dishub Jombang juga merencanakan pembangunan PJU di sejumlah titik lain secara bertahap, termasuk kawasan wisata di Kecamatan Wonosalam.
Namun, untuk lokasi detail di wilayah tersebut masih menunggu pelaksanaan sesuai perencanaan yang telah disusun.
"Ada juga pembangunan di kawasan wisata Wonosalam. Namun yang menjadi prioritas utama tahun ini tetap ruas Kabuh–Tapen karena memiliki cakupan pekerjaan paling panjang,"pungkas Sugianto.
Artikel Terkait
Dishub Jombang Rutin Gelar MELIPIR untuk Jaga Ketertiban Lalu Lintas dan Parkir
Dishub Jombang Survei Andalalin Tiga Kegiatan Usaha, Pastikan Lalu Lintas Tetap Aman
Dishub Jombang Tegaskan Komitmen Zona Integritas dan Budaya Anti Korupsi 2026
Sering Picu Kemacetan, Dishub Jombang Tertibkan Truk di Simpang Embong Miring Denanyar
Mudik Gratis 2026, Dishub Jombang Kirim 6 Bus ke Jakarta Jemput 300 Perantau Pulang Lebaran