Karena itu, PW GP Al Washliyah DKI Jakarta meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang beredar di media sosial, terutama narasi yang belum terverifikasi dan berpotensi memicu konflik.
Pemuda Diminta Jadi Pendingin Suasana
Dedi juga mengajak kalangan pemuda untuk mengambil peran dalam menjaga kondusivitas Jakarta.
Menurutnya, generasi muda harus menjadi bagian dari solusi dan tidak ikut menyebarkan informasi provokatif yang dapat memperkeruh suasana.
"Generasi muda harus berada di garis depan dalam menjaga persatuan. Kami pemuda menjadi pendingin suasana, bukan menjadi bensin yang memperbesar api konflik,"tegasnya.
PW GP Al Washliyah DKI Jakarta menegaskan pihaknya tidak alergi terhadap kritik maupun demonstrasi. Aksi menyampaikan pendapat dinilai sebagai bagian penting dari demokrasi.
Namun, kebebasan tersebut harus disertai tanggung jawab dan tidak boleh dijadikan alasan untuk melakukan intimidasi, provokasi, kekerasan, ataupun perusakan fasilitas negara.
Jaga Jakarta, Jaga Persatuan
Dedi mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga Jakarta tetap aman dan kondusif. Perbedaan pandangan, sikap, maupun pilihan politik, kata dia, tidak boleh menjadi alasan untuk mempertentangkan sesama anak bangsa.
"Indonesia terlalu besar untuk dipertaruhkan oleh kepentingan kelompok. Persatuan bangsa jauh lebih penting daripada kepentingan sesaat,"imbuhnya.
Baca Juga: Aliansi Masyarakat Jakarta Ajak Semua Pihak Jaga Jakarta Tetap Kondusif
PW GP Al Washliyah DKI Jakarta pun menyampaikan tujuh poin sikap. Pertama, menolak segala bentuk provokasi yang mengatasnamakan rakyat apabila berpotensi memecah persatuan dan kesatuan bangsa.
Kedua, menegaskan AMPB, ARIB, dan ARPI tidak memiliki legitimasi untuk mengklaim mewakili seluruh rakyat atau bangsa Indonesia.
Ketiga, menghormati hak masyarakat menyampaikan aspirasi, tetapi meminta aksi dilakukan secara damai dan tidak berubah menjadi provokasi maupun tindakan anarkis.
Keempat, menolak segala tindakan yang dapat memicu kekacauan di Jakarta.
Artikel Terkait
Prabowo Jajal KA Nusantara Explorer dari Batang ke Jakarta, Sapa Hangat Warga
Kapolresta Banda Aceh dan Kasat Narkoba Dibawa ke Jakarta, Begini Penjelasannya
Temui Serikat Buruh di Jakarta, Kapolri Dorong Dialog dalam Pembahasan RUU Ketenagakerjaan
Dari Monas untuk NTT, Warga Jakarta Maknai Kemerdekaan RI dengan Saling Menguatkan
Bamus Betawi Minta Warga Pati Tak Lakukan Demo di Jakarta