Selain CCTV, sistem keamanan juga menggunakan ID card berbasis cip yang dirancang untuk mencegah duplikasi.
Panitia turut mengintegrasikan teknologi AI agent dengan aplikasi WhatsApp untuk membantu pelayanan peserta.
Melalui sistem tersebut, peserta dapat memperoleh informasi mengenai lokasi kamar penginapan, melaporkan barang yang hilang, hingga mengirimkan sinyal darurat medis yang dapat segera ditindaklanjuti petugas.
Baca Juga: Jadwal Lengkap Muktamar ke-35 NU di Jombang, Dibuka Presiden Prabowo 27 Agustus
Teknologi tersebut membuat proses registrasi dan pergerakan peserta dapat dipantau secara lebih terintegrasi.
Gus Ipul menegaskan, panitia telah memiliki data peserta yang ditetapkan secara resmi sebelum mereka tiba di lokasi Muktamar.
"Bahkan kita sudah melibatkan teknologi. Jadi tak ada yang bisa main-main. Setiap pendaftaran dan kegiatan sudah terekam semua. Sebelum peserta berangkat, kami sudah tahu nama-nama yang ditetapkan secara resmi,"tegas Gus Ipul saat meninjau lokasi.
Penerapan sistem verifikasi berlapis tersebut menjadi bagian dari upaya panitia memastikan Muktamar ke 35 NU di Jombang berlangsung tertib, aman, dan terorganisasi.***
Artikel Terkait
Muktamar ke 35 NU di Jombang Tinggal Sepekan, Lokasi Pembukaan Disiapkan Megah dan Instagramable
Jelang Muktamar ke 35 NU di Jombang, Pemasangan Bendera Terpaku di Pohon Jadi Sorotan Publik
GP Ansor Kraksaan Gandeng Unuja Paiton Kembangkan Ekosistem Digital dan Keamanan Siber NU
Sambut Muktamar ke 35 NU, Bupati Warsubi Resmikan Posko Ramah Muktamirin di Tembelang Jombang
Jelang Muktamar ke 35 NU, Satpol PP Jombang Bagikan 500 Kerudung kepada Pedagang Angkringan