Namun setelah pemakaman, sejumlah warga mulai mencurigai adanya kejanggalan. Beberapa saksi mengaku melihat adanya luka lebam pada tubuh korban, terutama di bagian mata dan pergelangan tangan.
Baca Juga: Tabrakan Dua Motor di Sumobito Jombang, Empat Orang Dilarikan ke RSUD
"Kami melihat ada luka lebam di bagian mata dan tangan korban sehingga muncul kecurigaan,"kata salah seorang warga sekitar.
Kecurigaan warga semakin menguat setelah diketahui beberapa jam sebelum korban ditemukan meninggal dunia sempat terdengar keributan dari dalam kamar kos.
Sejumlah warga mengaku mendengar suara pertengkaran dan teriakan korban meminta ampun.
Informasi yang beredar di lingkungan sekitar menyebutkan percekcokan tersebut diduga dipicu persoalan pribadi yang terjadi di lingkungan kos.
Bahkan, beberapa saksi mengaku sempat menegur seseorang yang diduga melakukan kekerasan terhadap korban.
Meski demikian, hingga saat ini polisi masih terus melakukan pendalaman dan memeriksa sejumlah saksi guna memastikan rangkaian peristiwa yang sebenarnya terjadi.
Penyidik juga masih menunggu hasil otopsi dari tim forensik sebagai bagian dari proses pembuktian ilmiah dalam mengungkap penyebab kematian korban. Area makam korban masih dipasangi garis polisi selama proses penyelidikan berlangsung.
Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menyerahkan sepenuhnya proses pengungkapan kasus kepada aparat penegak hukum agar fakta yang sebenarnya dapat terungkap secara objektif.***