JAKARTA, MOCOSIK.COM – Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso, menyatakan dukungannya terhadap langkah Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri yang tengah mengusut dugaan tindak pidana korupsi dalam pemenuhan pasokan batu bara untuk sejumlah Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).
Menurut Sugeng, penyidikan terhadap dugaan manipulasi kualitas batu bara yang ditaksir menimbulkan kerugian hingga sekitar Rp5 triliun harus dilakukan secara menyeluruh. Ia menilai perkara tersebut merupakan kasus besar yang layak menjadi perhatian serius aparat penegak hukum.
"IPW sangat mendukung dan mendorong Kortastipidkor melakukan penyidikan atas perkara korupsi suplai batu bara yang terjadi manipulasi kualitas dan kerugiannya mencapai sekitar Rp5 triliun. Nilai ini cukup spektakuler,"terangnya, Selasa (7/7/2026).
Baca Juga: Kapolda Jatim: Senjata Api Hanya Digunakan sebagai Upaya Terakhir Sesuai Aturan Hukum
Sugeng menilai, pengungkapan perkara tersebut dapat menjadi tolok ukur kinerja Kortastipidkor sekaligus menunjukkan komitmen Polri dalam mendukung agenda pemberantasan korupsi yang menjadi salah satu prioritas pemerintah.
"Kortastipidkor harus menjadikan penyidikan perkara manipulasi kualitas batu bara ini sebagai milestone untuk mengangkat nama Kortastipidkor dan Polri, bahwa Polri mendukung program presiden dalam penindakan korupsi,"ungkapnya.
Ia juga meminta penyidik memeriksa seluruh pihak yang diduga mengetahui maupun terlibat dalam perkara tersebut, baik sebagai saksi maupun pihak yang nantinya dapat dimintai pertanggungjawaban pidana apabila ditemukan bukti yang cukup.
Selain itu, Sugeng mendorong penyidik untuk menelusuri dugaan keterlibatan pengusaha maupun oknum pejabat jika penyidikan menemukan alat bukti yang mengarah kepada pihak-pihak tersebut.
"Saya mendapat informasi bahwa ada pejabat utama yang disebut kantornya tidak jauh dari Mabes Polri yang berada di belakang perusahaan-perusahaan yang melakukan manipulasi kualitas batu bara,"ucapnya.
Baca Juga: Kecelakaan di Plandaan Jombang Tuai Kejanggalan, Polisi Selidiki Asal Luka Lebam Korban
Sebelumnya, Kortastipidkor Polri mengungkap dugaan korupsi dalam pemenuhan pasokan batu bara untuk sejumlah PLTU.
Dalam proses penyelidikan, penyidik menemukan indikasi manipulasi dokumen terkait kualitas dan kuantitas batu bara yang diduga berdampak terhadap pasokan listrik hingga menyebabkan gangguan atau blackout di sejumlah wilayah Indonesia.