nasional

Rumah dan Toko Sembako di Mojoagung Jombang Terbakar, Satu Penghuni Alami Luka Bakar

Kamis, 16 Juli 2026 | 09:13 WIB
Rumah sekaligus toko sembako di Desa Johowinong, Mojoagung, terbakar (dok.istimewa)

 

 

JOMBANG, MOCOSIK.COM – Sebuah rumah yang juga difungsikan sebagai toko sembako di Dusun Johowinong, Desa Johowinong, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, dilalap si jago merah pada Rabu (15/7/2026) petang.

Dalam peristiwa tersebut, seorang penghuni mengalami luka bakar saat berusaha menyelamatkan diri dan harus menjalani perawatan di puskesmas.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 18.35 WIB. Api menghanguskan rumah berukuran sekitar 15 x 12 meter yang terdiri dari tiga kamar dan satu dapur, toko sembako, serta satu unit sepeda motor yang berada di dalam bangunan.

Baca Juga: Pemkab Jombang Tetapkan Status Siaga Darurat Kekeringan dan Kebakaran 2026, Seluruh OPD Diminta Siaga Penuh

Koordinator Pos Damkar Mojoagung, Riza Maulana, menjelaskan pihaknya menerima laporan dari warga sekitar pukul 18.48 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran (fire pumper) dari Pos Damkar Mojoagung dan dua unit mobil tangki penyuplai air dari Pos Damkar Jombang.

"Tim tiba di lokasi sekitar pukul 19.12 WIB dan langsung melakukan pemadaman serta pembasahan. Penanganan selesai sekitar pukul 21.00 WIB,"terangnya.

Ia menambahkan, penyebab pasti kebakaran hingga kini masih dalam proses penyelidikan.

"Untuk dugaan awal masih dalam penyelidikan, kami belum bisa memastikan penyebab awal kebakaran,"katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Johowinong, Rojiun Heru Widodo menyampaikan, berdasarkan keterangan warga dan pemilik rumah, api diduga pertama kali muncul dari area dapur saat aktivitas memasak.

Menurutnya, kobaran api dengan cepat membesar setelah menyambar plafon rumah yang berbahan PVC, kemudian merembet hingga ke bagian toko sembako.

"Menurut warga maupun keterangan pemilik rumah, api berasal dari dapur saat memasak. Kemudian menyambar plafon sehingga api cepat membesar,"ungkap Rojiun.

Ia juga mengungkapkan, sejumlah warga sempat mendengar suara ledakan sebelum api semakin membesar. Namun, sumber ledakan tersebut masih belum dapat dipastikan. 

Halaman:

Tags

Terkini