Peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Tambakrejo juga diharapkan dapat dioptimalkan dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat selama pelaksanaan muktamar.
Di sisi lain, pelaksanaan Muktamar NU ke-35 diyakini menjadi momentum percepatan pembangunan infrastruktur publik yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.
Secara historis dan sosiokultural, penyelenggaraan muktamar di Jombang juga semakin memperkuat posisi daerah sebagai salah satu pusat kelahiran Nahdlatul Ulama, sekaligus menegaskan identitas Jombang sebagai Kota Santri yang mampu menjadi tuan rumah berbagai agenda berskala nasional maupun internasional.***