Baca Juga: Polres Jombang Salurkan 6 Ton Benih Jagung untuk Petani Mojowarno Dukung Ketahanan Pangan
Yusuf mengatakan, perkembangan teknologi membuat akses terhadap berbagai platform AI semakin mudah. Kondisi tersebut memberikan banyak peluang bagi pelajar, tetapi juga dapat menjadi persoalan apabila tidak diimbangi pemahaman yang memadai.
"Sekarang semua sudah tersedia dan sangat mudah bagi anak-anak untuk mengaplikasikan penggunaan AI. Tetapi mereka perlu mengetahui mana yang bermanfaat dan mana yang tidak, serta memahami sisi positif dan negatifnya. Setelah adanya sosialisasi dari Polres Jombang ini, mereka menjadi lebih paham,"ungkapnya.
Ia berharap kegiatan edukasi seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. Dengan demikian, pelajar memiliki bekal yang cukup untuk menghadapi perkembangan teknologi sekaligus memahami batasan dalam penggunaannya.
Sosialisasi tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong generasi muda agar lebih cerdas memanfaatkan teknologi, kritis dalam menerima informasi, serta memahami pentingnya etika dan keamanan digital.
Polres Jombang juga mendorong pelajar agar tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi memahami cara kerja dan berbagai risiko yang menyertainya.
Dengan pemahaman tersebut, AI diharapkan dapat dimanfaatkan secara produktif untuk mendukung pendidikan dan pengembangan potensi generasi muda.***