Festival Gambus Misri 2026 Jombang Bangkitkan Kesenian yang Vakum 40 Tahun

photo author
- Selasa, 11 Agustus 2026 | 13:45 WIB
Gambus Misri Bintang 9 Jombang kembali bangkit setelah vakum 40 tahun (dok.istimewa)
Gambus Misri Bintang 9 Jombang kembali bangkit setelah vakum 40 tahun (dok.istimewa)

 


JOMBANG, MOCOSIK.COM – Kesenian tradisional khas Kabupaten Jombang, Gambus Misri Bintang 9, kembali mendapat perhatian masyarakat setelah sempat vakum selama kurang lebih 40 tahun.

Kebangkitan kesenian tersebut ditandai dengan penyelenggaraan Festival Gambus Misri 2026 yang berlangsung di Dusun Kendalsari, Desa Kendalsari, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang.

Festival digelar selama dua hari, Minggu-Senin (9-10/8/2026), dan ditutup dengan malam puncak pada Senin malam.

Festival budaya tersebut diselenggarakan Komunitas Gambus Misri Bintang 9 dengan dukungan Dana Indonesiana Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia dan Pemerintah Kabupaten Jombang. 

Baca Juga: Polres Jombang dan Pemkab Gelar Apel Siaga Bencana, Perkuat Antisipasi Kekeringan dan Karhutla

Sekadar diketahui, Gambus Misri merupakan kesenian khas Jombang yang diciptakan almarhum Asfandi, seorang santri Tebuireng.

Kesenian ini memiliki bentuk pertunjukan yang unik karena memadukan struktur drama rakyat atau ludruk dengan musik gambus bernuansa Melayu, tarian yang terinspirasi gerakan Zapin, lagu-lagu Islami, lawakan, serta cerita yang mengandung pesan dakwah, moral, dan nilai sosial.

Kesenian Gambus Misri kemudian kembali dihidupkan Yayasan Air Kita pada 2018 setelah mengalami masa mati suri selama puluhan tahun.

Festival tahun ini menjadi salah satu upaya memperluas kembali ruang bagi Gambus Misri di tengah masyarakat, khususnya generasi muda.

Ketua Penyelenggara Gambus Misri Bintang 9, Anasrul Hakim, mengatakan Festival Gambus Misri 2026 merupakan gelaran kedua yang mengedepankan kolaborasi lintas sektor.

Selain menjadi bagian dari upaya pelestarian budaya, kegiatan tersebut juga melibatkan pelaku UMKM lokal agar penyelenggaraan festival memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

"Harapan besar kami melalui kegiatan ini adalah menjadikan Desa Kendalsari sebagai salah satu Desa Wisata Edukasi Gambus Misri. Kami ingin kebudayaan ini tidak hanya lestari, tetapi juga memberikan dampak ekonomi nyata bagi warga,"kata Anasrul Hakim.

Mewakili Bupati Jombang Warsubi, Wakil Bupati Jombang Salmanudin turut memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Festival Gambus Misri 2026.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Rudiyanto Mocosik

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X