JOMBANG, MOCOSIK.COM - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Jombang menggelar rapat evaluasi bersama seluruh camat se-Kabupaten Jombang untuk mempercepat pelunasan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) menjelang batas akhir pembayaran pada 31 Juli 2026.
Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Bapenda Jombang, Selasa (28/7/2026), difokuskan pada evaluasi capaian penerimaan PBB-P2, pemetaan wilayah yang belum lunas, serta penyusunan strategi percepatan pelunasan di sisa waktu yang tersedia.
Kepala Bapenda Kabupaten Jombang, Sholahuddin Hadi Sucipto, S.STP., M.Si., mengatakan realisasi pembayaran PBB-P2 hingga saat ini telah mencapai sekitar 90 persen. Capaian tersebut dinilai cukup menggembirakan, namun masih membutuhkan dukungan seluruh camat agar target pelunasan dapat tercapai secara maksimal.
Baca Juga: Bapenda Jombang Terapkan Reward dan Punishment, Tiga Pegawai Raih Penghargaan Disiplin Terbaik
"Hari ini kami melakukan evaluasi PBB-P2 bersama Bapak/Ibu Camat se-Kabupaten Jombang. Alhamdulillah, realisasi pembayaran PBB-P2 sudah mencapai 90 persen,"terangnya.
Ia meminta para camat untuk terus mengoptimalkan koordinasi dengan pemerintah desa maupun kelurahan agar masyarakat yang belum melunasi kewajiban pajaknya segera melakukan pembayaran sebelum jatuh tempo.
"Karena batas akhir pembayaran jatuh pada 31 Juli 2026 dan waktunya tinggal beberapa hari lagi, kami berharap camat di wilayah yang belum lunas dapat segera mendorong masyarakat untuk menyelesaikan pembayaran PBB-P2,"tegasnya.
Untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat, Bapenda Jombang telah menyediakan berbagai kanal pembayaran yang dapat diakses secara mudah tanpa harus datang langsung ke kantor pelayanan.
Pembayaran dapat dilakukan melalui layanan digital seperti QRIS, OVO, DANA, dan Fastpay. Selain itu, masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan Bank Jatim, PT BPR Bank Jombang, Pos Indonesia, serta metode Virtual Account.
Bapenda juga bekerja sama dengan sejumlah platform digital dan jaringan ritel modern, seperti Tokopedia, Shopee, Blibli, dan Indomaret, sehingga wajib pajak memiliki lebih banyak pilihan dalam melakukan pembayaran.
Baca Juga: Bapenda Jombang Hadirkan Layanan Mampir RW, Bayar PBB Kini Bisa Pakai QRIS di Tingkat Dusun
Sholahuddin menegaskan, bahwa penerimaan dari sektor PBB-P2 memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah. Dana yang dihimpun akan digunakan untuk membiayai berbagai program pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
"Kami berharap seluruh masyarakat dapat segera melunasi PBB-P2 karena hasilnya akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan, khususnya di tingkat desa,"katanya.
Artikel Terkait
Bapenda Jombang Evaluasi Pendataan Opsen PKB–BBNKB di Kecamatan Perak, Temuwulan Terdepan 99,90%
Bapenda Jombang Gelar Simulasi dan Persiapan Penetapan PBB P2 Tahun 2026
Bapenda Jombang Sosialisasikan Opsen PKB dan BBNKB kepada Warga Mojoagung
Bapenda dan Tim Pembina Samsat Jombang Sosialisasi Opsen PKB-BBNKB di Mojowarno
Bapenda Jombang Sosialisasikan Pendataan Opsen PKB dan BBNKB di Sumobito, Libatkan Petugas dari 21 Desa