JOMBANG, MOCOSIK.COM – Pembangunan gedung prioritas Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 1 Jombang memasuki tahap akhir.
Berdasarkan hasil verifikasi lapangan (verlap) yang dilakukan pada Jumat (24/7/2026), progres fisik tujuh gedung prioritas beserta fasilitas pendukungnya telah mencapai rata-rata 95 hingga 100 persen.
Verifikasi dilakukan di kompleks pembangunan Sekolah Rakyat yang berada di lahan eks Terminal Barang Tunggorono, Desa Tunggorono, Kecamatan Jombang.
Hasil verifikasi kemudian dibahas dalam Rapat Pleno Tim Transisi yang dihadiri Pemerintah Kabupaten Jombang, Kementerian Sosial (Kemensos), Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, serta unsur pelaksana pembangunan.
Baca Juga: MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 8 Jombang Diundur 31 Juli, Kemensos Pastikan Gedung Siap Digunakan
Hadir dalam rapat tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang Agus Purnomo, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Jombang Purwanto, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Jombang Agung Hariadi, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kementerian Pekerjaan Umum, PT Waskita Karya (Persero) Tbk, serta pimpinan Sekolah Rakyat Terintegrasi 8 Jombang.
Dari hasil peninjauan, seluruh pihak menyepakati pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dimulai pada 30 Juli 2026.
Adapun tujuh gedung prioritas yang dipersiapkan meliputi: gedung Sekolah Dasar (SD), Rusun Guru 1, Asrama Putri SMP, Asrama Putri SMA, Asrama Putra SMP, Asrama Putra SMA, Dapur Utama, serta Gedung Serbaguna.
Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang, Agus Purnomo menegaskan sisa waktu yang ada harus dimanfaatkan untuk menuntaskan pekerjaan akhir, terutama pada aspek keamanan dan kenyamanan lingkungan asrama.
"Fokus utama kita adalah percepatan penyelesaian tujuh gedung prioritas dan gedung serbaguna agar benar-benar siap dimanfaatkan saat MPLS tanggal 30 Juli mendatang. Namun yang tidak kalah penting adalah aspek keamanan dan kenyamanan siswa selama tinggal di asrama,"terangnya.
Menurut Agus, kesiapan sarana pendukung seperti penerangan, toilet, sistem kelistrikan, hingga pengamanan lingkungan harus dipastikan selesai sebelum peserta didik mulai menempati asrama.
Ia juga menekankan pentingnya peran wali asrama dan wali asuh dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman sejak hari pertama.
Artikel Terkait
Sekolah Rakyat Hidupkan Mimpi Anak Pengemudi Ojol untuk Kuliah di AS dan Jadi Data Analyst
Tak Sekadar Asrama Gratis, Sekolah Rakyat Asah Bakat Siswa Miskin Lewat Taekwondo dan Seni Tari
Suami Depresi, Ibu Buruh Tani Bangga Anaknya Kini Bisa Sekolah Gratis di Sekolah Rakyat dari Pemerintah
Dulunya Terpaksa Kerja di Bengkel, Remaja Ini Kini Sekolah Gratis di Sekolah Rakyat dari Pemerintah
Kejar Target Tahun Ajaran Baru, Pemkab Jombang Kebut Pembangunan Sekolah Rakyat 08 Tunggorono
Pemkab Jombang Validasi Data Calon Siswa Sekolah Rakyat, Pastikan Bantuan Pendidikan Tepat Sasaran