nasional

Squad Nusantara Jatim Gandeng Pemasyarakatan, Dorong WBP Jadi Mandiri dan Produktif

Selasa, 25 Agustus 2026 | 20:18 WIB
Squad Nusantara Jatim bersama Kemenimipas Jawa Timur memperkuat sinergi pembinaan WBP melalui pelatihan, bantuan hukum, dan edukasi publik (dok.istimewa)

"Pendampingan hukum ini adalah wujud penegakan hak asasi manusia di dalam Lapas dan Rutan. Bersama Ditjenpas, kami ingin memastikan tidak ada warga binaan yang kehilangan hak hukumnya,"ungkap Choliq.

Program ketiga yakni Publisitas dan Edukasi Publik melalui Berita Nusantara 89. Program ini diarahkan untuk menyebarluaskan berbagai informasi positif mengenai pembinaan, pemberdayaan, pelayanan, inovasi, serta capaian Pemasyarakatan kepada masyarakat.

Publikasi tersebut diharapkan dapat membangun komunikasi yang sehat sekaligus memberikan pemahaman bahwa pemasyarakatan tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan pidana, tetapi juga proses mempersiapkan WBP agar dapat kembali dan berintegrasi secara positif di tengah masyarakat.

Ketua DPW Squad Nusantara Jatim, Kemas Elfiyansyah Baky, menegaskan pihaknya ingin ikut berkontribusi dalam mendukung program pemerintah melalui kerja sama yang konkret.

"Kami hadir untuk bergerak bersama pemerintah. Melalui tiga pilar kerja sama ini, Squad Nusantara Jatim ingin memastikan warga binaan tidak hanya mendapatkan hak hukumnya, tetapi juga memiliki keterampilan wirausaha yang siap pakai saat bebas nanti,"tegas Kemas. 

Baca Juga: EV-GO Bidik Komunitas Ojol Bali untuk Percepat Penggunaan Motor Listrik Konversi

Menurutnya, keberhasilan pembinaan tidak cukup dilihat dari proses selama WBP berada di Lapas atau Rutan. Hal yang tidak kalah penting adalah kesiapan mereka ketika kembali ke masyarakat.

Karena itu, keterampilan, mental positif, pemahaman hukum, serta kemampuan hidup mandiri dinilai menjadi bekal penting untuk mengurangi potensi terjadinya pelanggaran hukum kembali.

Sementara itu, Kakanwil Pemasyarakatan Jawa Timur, Kusnali, A.Md.IP., S.Sos., M.H., menyambut baik inisiatif kolaborasi tersebut.

Kolaborasi antara organisasi masyarakat, lembaga bantuan hukum, media, dan jajaran Pemasyarakatan dinilai dapat mendukung terciptanya pola pembinaan yang lebih produktif, humanis, transparan, dan berkelanjutan.

Squad Nusantara Jatim berharap konsolidasi tersebut tidak berhenti pada pertemuan, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui program nyata dan terukur di sejumlah Lapas maupun Rutan di Jawa Timur.

Dengan sinergi berbagai pihak, WBP diharapkan memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri, mendapatkan keterampilan, memahami hak dan kewajiban, serta kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih mandiri dan produktif.***

Halaman:

Tags

Terkini