Dodol Ibu Kita Khas Tanara Tetap Eksis, Kuliner Legendaris Banten Bertahan di Era Jajanan Modern

photo author
Jagad Hanugrah, Mocosik
- Jumat, 14 Agustus 2026 | 20:44 WIB
Dodol Ibu Kita khas Tanara, Kabupaten Serang, Banten, mempertahankan resep tradisional dengan perpaduan ketan, santan, dan gula aren (Promedia Group)
Dodol Ibu Kita khas Tanara, Kabupaten Serang, Banten, mempertahankan resep tradisional dengan perpaduan ketan, santan, dan gula aren (Promedia Group)

 

 

SERANG, MOCOSIK.COM - Di tengah maraknya jajanan modern dengan beragam varian rasa dan kemasan, kuliner tradisional masih memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat.

Salah satunya Dodol Ibu Kita, makanan khas Kampung Nambo, Desa Cibodas, Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang, Banten.

Dodol Ibu Kita mempertahankan resep warisan keluarga dengan cita rasa tradisional yang menjadi daya tarik utamanya. Perpaduan manis, gurih, dan legit dari gula aren serta santan membuat produk ini tetap diminati sebagai camilan maupun oleh-oleh khas Banten.

Salah satu pengelola Dodol Ibu Kita, Alfiyah binti Haji Padil, mengatakan kualitas bahan dan konsistensi rasa menjadi perhatian utama dalam setiap proses produksi.

Menurutnya, penggunaan bahan baku berkualitas menjadi salah satu kunci mempertahankan karakter dodol. Ketan pilihan menghasilkan tekstur yang khas, santan kental memberikan rasa gurih, sedangkan gula aren asli menciptakan aroma serta rasa manis alami.

Baca Juga: Resep Bolu Sarang Semut Lembut dan Kenyal, Dijamin Full Bersarang Tanpa Mixer

"Penggunaan bahan baku berkualitas menjadi salah satu kunci utama. Ketan pilihan memberikan tekstur khas, santan kental menghadirkan rasa gurih yang seimbang, sementara gula aren asli memberikan aroma dan rasa manis alami yang menjadi ciri khas dodol tradisional,"kata Alfiyah, Jumat (14/8/2026).

Alfiyah menjelaskan, proses pembuatan dodol membutuhkan kesabaran dan ketelitian. Adonan dimasak dalam waktu cukup lama sambil terus diaduk hingga mencapai tingkat kematangan yang sesuai.

Tahapan tersebut menjadi salah satu faktor penentu tekstur dodol agar tetap kenyal, lembut, dan tidak mudah hancur ketika dipotong maupun disajikan.

Pemilihan bahan juga dilakukan secara selektif. Ketan berkualitas, santan segar, dan gula aren asli dipadukan untuk menghasilkan cita rasa yang konsisten.

Kombinasi bahan tersebut menjadi identitas Dodol Ibu Kita yang terus dipertahankan dari generasi ke generasi.

Untuk mengikuti kebutuhan konsumen, Dodol Ibu Kita juga melakukan penyesuaian pada sisi kemasan. Produk dikemas secara praktis sehingga lebih mudah dibawa sebagai buah tangan maupun dikirim ke berbagai daerah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Jagad Hanugrah

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X