House of Sampoerna Tampilkan Berbagai Koleksi Sejarah Rokok dan Tembakau di Indonesia

photo author
- Rabu, 29 Maret 2023 | 13:24 WIB
House of Sampoerna adalah sebuah museum tembakau yang terletak di kawasan Old Surabaya menampilkan koleksi sejarah rokok dan tembakau (Instagram @viveratakarinaleime)
House of Sampoerna adalah sebuah museum tembakau yang terletak di kawasan Old Surabaya menampilkan koleksi sejarah rokok dan tembakau (Instagram @viveratakarinaleime)


MOCOSIK.COM - House of Sampoerna adalah sebuah museum tembakau yang terletak di kawasan Old Surabaya.

Museum ini didirikan pada tahun 2004 di gedung bekas pabrik rokok Sampoerna yang memiliki sejarah panjang di Surabaya.

House of Sampoerna menampilkan berbagai koleksi sejarah rokok dan tembakau di Indonesia.

Di dalam museum, pengunjung dapat melihat secara langsung proses pembuatan rokok dan mesin-mesin tua yang digunakan untuk membuat rokok pada zaman dahulu. 

Baca Juga: 4 Cafe Dekat Terminal Sidoarjo yang Nyaman dan Bisa Dikunjungi Saat Singgah

Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati koleksi seni dan budaya yang terkait dengan tembakau, seperti lukisan dan patung.

Selain sebagai museum, House of Sampoerna juga memiliki toko souvenir dan kafe yang menawarkan berbagai jenis rokok dan makanan khas Surabaya.

Kafe tersebut memiliki konsep arsitektur yang unik dengan dinding yang terbuat dari kaca dan pemandangan ke taman yang asri.

Bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke House of Sampoerna, museum ini buka setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 22.00 WIB.

Harga tiket masuk ke museum ini cukup terjangkau, yaitu sekitar Rp25.000,- per orang.

Dengan mengunjungi House of Sampoerna, pengunjung dapat belajar lebih banyak tentang sejarah rokok dan tembakau di Indonesia serta menikmati suasana unik yang ditawarkan oleh museum ini.

Jangan lupa untuk membawa pulang beberapa souvenir dan mencoba makanan khas Surabaya di kafe House of Sampoerna.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Rudiyanto Mocosik.

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X