JOMBANG, MOCOSIK.COM – Di tengah pesatnya perkembangan kuliner modern dan maraknya jajanan kekinian, keberadaan jajanan tradisional perlahan mulai terpinggirkan. Salah satunya adalah Kue Emput, kue tradisional yang dahulu cukup populer di berbagai daerah di Jawa Timur dan Jawa Tengah.
Kue yang juga dikenal dengan sebutan mput atau satru, ini merupakan salah satu jajanan tempo dulu yang banyak dijumpai di pasar-pasar tradisional.
Teksturnya lembut dengan rasa manis gurih dari perpaduan gula merah, kelapa parut, serta tepung yang diolah dengan cara sederhana namun menghasilkan cita rasa khas.
Pada masa lalu, kue Emput bukan sekadar camilan biasa. Kehadirannya sering mewarnai berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari hidangan keluarga, sajian saat berkumpul, hingga jajanan yang dijual oleh pedagang pasar di pagi hari.
Baca Juga: Transformasi Tahu, Mulai dari Lauk Sederhana Menjadi Bintang di Meja Makan
Rebeca, salah satu pembuat jajanan tradisional di Plandaan Jombang mengatakan, bahwa kue Emput kini semakin jarang ditemui karena minat masyarakat yang mulai bergeser ke makanan modern.
"Dulu hampir setiap pasar tradisional pasti ada yang jual kue Emput. Sekarang sudah jarang, karena anak muda lebih suka jajanan modern seperti cake atau dessert kekinian,"katanya, Sabtu (14/3/2026).
Menurutnya, bahan pembuatan kue Emput sebenarnya sangat sederhana dan mudah didapat. Umumnya kue ini dibuat dari tepung beras atau tepung ketan yang dicampur dengan kelapa parut, gula merah, dan sedikit santan. Adonan kemudian dibentuk kecil-kecil sebelum dikukus atau dipanggang hingga matang.
"Kalau sudah matang, aromanya harum sekali karena kelapa dan gula jawa. Rasanya juga khas, manis tapi tidak terlalu kuat,"tambahnya.
Selain cita rasa yang unik, kue Emput juga mencerminkan kekayaan budaya kuliner masyarakat Jawa yang memanfaatkan bahan-bahan alami dari lingkungan sekitar.
"Proses pembuatannya yang masih tradisional menjadi bagian dari warisan kuliner yang diwariskan secara turun-temurun,"ucap Rebeca, yang juga aktif sebagai Jurnalis di media abdirakyat.com.
Ia menilai, jika keberadaan jajanan tradisional seperti kue Emput perlu terus dilestarikan agar tidak hilang ditelan zaman.