9. Seorang pemimpin harus siap disalahkan, sebaik apapun pemimpin tidak afdhol jika belum pernah disalahkan, karena hal itu adalah wajar.
10. Sekarang ini kita menjumpai individu yang berperilaku seperti manusia yang bergerak otomatis, yang tidak tahu atau tidak mengerti dirinya sendiri, dan satu-satunya orang yang dikenalnya adalah orang seperti yang seharusnya, yang obrolan tanpa maknanya menggantikan percakapan yang komunikatif, yang senyum sintetisnya menggantikan tawa yang asli.***