MOCOSIK.COM - Dalam menyambut KTT ASEAN yang ke-43 di Jakarta, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah mengambil langkah-langkah proaktif untuk mengatasi potensi ancaman serangan Siber dan teroris.
Dalam sorotan global terhadap acara ini, Kapolri menekankan pentingnya menerapkan protokol keamanan yang efisien, serta pendekatan yang manusiawi untuk menjaga keamanan KTT ASEAN tersebut.
"Kita juga harus memastikan, bahwa kita telah mempersiapkan diri dengan baik terhadap potensi serangan Siber dan teroris, terutama yang ditujukan kepada tamu-tamu VIP,"ujar Kapolri setelah memimpin apel pasukan pengamanan di lapangan Monas, Jakarta Jumat (1/8/2023).
Selain itu, Listyo Sigit Prabowo juga memberikan apresiasi terhadap upaya terkoordinasi antara Kepolisian Republik Indonesia dan Tentara Nasional Indonesia yang dipimpin oleh Panglima TNI.
Pendekatan kolaboratif ini bertujuan untuk memastikan keselamatan dan kelancaran acara besar ini.
Dengan KTT ASEAN menjadi acara penting, Kapolri menekankan pentingnya menjadikan Indonesia sebagai negara yang dihormati dalam komunitas KTT ASEAN. Kesuksesan acara ini sangat bergantung pada kelancaran pelaksanaannya, pemeliharaan keamanan, dan menjaga stabilitas.
Kapolri juga menyoroti potensi kerentanan dengan menekankan perlunya mengatasi berbagai ancaman, seperti kemacetan lalu lintas, kejahatan berbasis masyarakat, dan dinamika politik.
Untuk mengatasi tantangan-tantangan ini, diperlukan langkah-langkah keamanan yang lebih tinggi guna mengurangi potensi gangguan selama KTT ASEAN tersebut.***
Artikel Terkait
Polri Tahan Terduga Teroris Terkait ISIS, Brigjen Ahmad Ramadhan: 16 Buah Pucuk Senjata Berhasil Disita
Panji Gumilang Diduga Palsukan Dokumen Akta Tanah dan TPPU, Polri Periksa Sejumlah Saksi
Bareskrim Polri Tetapkan Direktur Utama PT Jakpro Sebagai Tersangka Dugaan Kasus Korupsi GPON
Kominfo Gandeng Polri Tindak Tegas Pelaku Judi Online Jenis Slot
Diduga Diculik dan Diperas Oknum Polisi Sidoarjo, Warga Jombang Lapor Kompolnas Komnas HAM dan Mabes Polri