Wujudkan Pilkada 2024 Damai dan Tolak Hoaks, Pemkab Jombang Gelar Kopilaborasi Bersama Media

photo author
- Kamis, 14 November 2024 | 17:30 WIB
Wujudkan Pilkada 2024 Damai dan Tolak Hoaks, Pemkab Jombang menggelar Kopilaborasi bersama puluhan Media (jombangkab.go.id)
Wujudkan Pilkada 2024 Damai dan Tolak Hoaks, Pemkab Jombang menggelar Kopilaborasi bersama puluhan Media (jombangkab.go.id)

 

JOMBANG, MOCOSIK.COM – Dalam rangka mewujudkan Pilkada 2024 yang damai dan demokratis, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang melalui Dinas Kominfo Kabupaten Jombang bersama Komite Komunikasi Digital (KKD) Kabupaten Jombang, menggelar kegiatan Kopilaborasi yang mengusung tema wujudkan Pilkada Damai 2024 dan Tolak Hoaks, di Ruang Bung Tomo kantor Pemkab Jombang.

Acara tersebut dibuka oleh Pj Bupati Jombang, yang diwakili oleh Staf Ahli Bupati Bidang Keuangan Ekonomi dan Pembangunan Sri Surjati, S.S., M.Si dan dihadiri oleh para Kepala OPD terkait, media cetak, online dan influencer. Ketua KPU, Ketua Bawaslu selaku narasumber.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jombang, Endro Wahyudi, S.STP berharap, dengan Kopilaborasi yang diselenggarakan oleh KKD jelang Pilkada 2024 ini, ruang digital menjadi sehat menekan berita Hoaks.

Baca Juga: Jelang Pilkada Serentak 2024, Pemkab Jombang Gelar Pasukan Anggota Satlinmas

"Kami berkomitmen untuk terus berkolaborasi meningkatkan literasi digital masyarakat, sehingga masyarakat dapat lebih cerdas dalam memilah dan menyaring informasi,"katanya.

Sementara itu, Staf Ahli Bupati Bidang Keuangan Ekonomi dan Pembangunan dalam sambutannya menyampaikan, pentingnya menjaga ruang digital yang bersih dari Hoaks dan ujaran kebencian.

"Dengan semakin mudahnya akses internet, informasi menyebar dengan sangat cepat. Sayangnya, tidak semua informasi yang kita terima itu benar. Hoaks dan ujaran kebencian seringkali memanfaatkan media sosial untuk menyebar dan memecah belah kita,"terangnya.

Menurutnya, penetrasi internet di Indonesia pada tahun 2024 mencapai 79,5%. Tentunya angka ini menunjukkan tingginya potensi penyebaran informasi, baik yang benar maupun yang salah. Oleh karena itu, literasi digital masyarakat menjadi sangat penting.

"Saya mengajak pekerja media cetak, online, influencer dan semua masyarakat untuk memanfaatkan ruang digital dengan lebih bertanggung jawab, agar dapat meningkatkan kualitas Pilkada 2024, meningkatkan partisipasi masyarakat, serta menghasilkan Pilkada 2024 yang sah dan demokratis,"pungkasnya.

Ketua KKD Kabupaten Jombang, M. Nur Kholis juga menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam melawan Hoaks. Terlebih lagi, KKD anggotanya dari berbagai lintas sectoral dan berbagai profesi, seperti dari Kepolisian, Kodim, Kejaksaan, akademisi, jurnalis influencer, juga OPD.

"KKD ini menjadi wadah diskusi yang sangat luar biasa, utamanya dalam menangkal Hoaks, sebagaimana fungsinya yang kami pahami KKD, ini ibarat mitigasi bencana. Maka kita harus bersatu padu untuk melawannya. Melalui kegiatan ini, kita berharap dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, media dan masyarakat,"tutupnya.

Dalam kesempatan tersebut, para narasumber dari KPU Jombang, Bawaslu, bersama undangan yang hadir secara aktif membahas berbagai strategi untuk mencegah penyebaran Hoaks, seperti meningkatkan literasi digital, melakukan verifikasi informasi dan melaporkan konten negatif, sebagai tujuan tema yang diusung.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Rudiyanto Mocosik

Sumber: jombangkab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X