JAKARTA, MOCOSIK.COM - Presiden RI Prabowo Subianto mengingatkan para pejabat agar berhemat dan mengurangi kebocoran.
Hal itu diungkapkan Prabowo saat penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Buku Alokasi Transfer ke Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2025, serta Peluncuran Katalog Elektronik Versi 6 0 di Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/12).
Prabowo mengatakan, bahwa APBN tahun 2025 dirancang untuk menjaga stabilitas, inklusivitas, keberlanjutan dengan kehati-hatian sehingga pemerintah dapat terus melakukan pengendalian belanja secara pruden dan terencana dengan baik.
Baca Juga: Produksi Pangan Naik, Prabowo Harap RI Tak Impor Beras Tahun 2025
"Kurangi pemborosan, kita sekarang dalam rangka kita waspada menghadapi tantangan yang tidak menentu, kita harus ikat sabuk-sabuk kita. Kita harus sekali lagi sata tekankan, hemat, kita harus kurangi kebocoran dari anggaran, saya bertekad untuk memerangi kebocoran di semua tingkat,"terang Prabowo.
Prabowo juga mengimbau semua unsur, terutama para pimpinan daerah ikut bersama dengan pemerintah pusat berhemat demi kepentingan rakyat.
"Kita harus jamin setiap rupiah uang rakyat sampai ke rakyat yang memerlukan. Kita tidak boleh lagi toleransi terhadap kebocoran, pengeluaran yang boros, hal-hal yang tidak langsung mengatasi kesulitan rakyat. Hal-hal yang tidak produktif,"kata Prabowo.
Hal-hal yang harus dikurangi, menurut Prabowo adalah pengeluaran-pengeluaran yang bersifat seremoni, kajian, seminar, dan sebagainya.
"Sekarang saatnya mengatasi masalah langsung!”tegasnya.
Prabowo pun mengucapkan terima kasih atas keberhasilan kelompok kerja di pemerintahannya, yang telah meluncurkan e-Katalog Versi 6 0 sebagai upaya meningkatkan transparansi, efisiensi, dan kecepatan. E- Katalog Versi baru ini akan digunakan mulai 1 Januari 2025.
"Katalog Versi 6 0 diharapkan dapet mengurangi 20-30% biaya pengadaan, menurunkan biaya administrasi sampai dengan 40-50%,"ucap Prabowo.
Hal itu juga dikatakan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan. Melalui pengembangan e- Katalog Versi 6 0, akan meningkatkan akuntabilitas dan transparansi pada seluruh barang jasa pemerintah.
Dimana seluruh proses transaksi mulai dari pemesanan kontrak, pembayaran, sampai pengiriman barang akan terintegrasi dalam satu platform.
Artikel Terkait
Prabowo Kunjungi Tambak Ikan Nila Salin di Karawang, Cek Potensi Bahan Makan Bergizi Gratis
Usai Tinjau Budidaya Tambak Ikan Nila, Prabowo Sapa Ratusan Warga Karawang
Momen Bahagia Warga Karawang Salaman dengan Prabowo: Ketemu Bapak Tercinta
Prabowo Sampaikan Terimakasih ke Anggota Kabinet: Baru Sebulan Sudah Bisa Beri Hal yang Penting untuk Rakyat
Prabowo Sumbang Lahan Pribadi 20 Ribu Hektar untuk Konservasi Gajah di Aceh