JOMBANG, MOCOSIK.COM – Kelompok Tani Kramat dan Tanggungan di Desa Tanggungkramat, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang melaksanakan Gerakan Pengendalian (Gerdal) Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) tikus. Senin, (20/01/2025).
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Desa Tanggungkramat, Babinsa, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT), serta para petani dari Gapoktan Tanggungkramat.
Gerdal OPT tikus ini bertujuan untuk menekan populasi tikus yang mengancam produktivitas padi. Petani menggunakan metode pengumpanan racun tikus dan mercon untuk mengusir hama dari sarangnya.
Kepala Desa Tanggungkramat, Widha Dwi Priyanto dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat.
"Tikus adalah ancaman serius bagi hasil panen. Saya berharap, kegiatan ini dapat meningkatkan hasil panen dan kesejahteraan petani,"katanya.
Ditempat yang sama, Babinsa juga menekankan pentingnya kebersamaan dalam mengatasi hama.
"Kerja sama seperti ini adalah kunci keberhasilan pengendalian OPT,"ucapnya.
Sementara itu, PPL dan POPT memberikan edukasi tentang penggunaan racun tikus yang aman dan efektif, serta cara memanfaatkan mercon dengan tepat agar tidak membahayakan keselamatan.
Oleh karena itu, Ketua Gapoktan Tanggungkramat menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan yang diberikan.
"Dengan adanya kegiatan ini, kami merasa lebih yakin untuk menghadapi tantangan musim tanam tahun ini. Semoga hasil panen ke depan lebih melimpah,"katanya.
Kegiatan yang berlangsung lancar ini disambut antusias oleh para petani. Diharapkan, upaya pengendalian ini mampu mengurangi serangan tikus dan mendukung peningkatan produktivitas pertanian di Desa Tanggungkramat.***
Artikel Terkait
Dukung Pengembangan UMKM, Pj Bupati Jombang: Agar Mampu Bersaing di Pasar Nasional dan Internasional
PMK Melonjak, Pemkab Jombang Resmi Tutup Sementara 10 Pasar Hewan Selama 14 Hari
Gerak Cepat, Pemkab Jombang Tinjau Lokasi Galian C di Wilayah Gudo dan Kediri
Pemkab Jombang Resmikan Car Free Day (CFD) di wilayah Utara Brantas
Tanggapi Dugaan Tanaman Tebu Liar di Jombang, Perhutani Divre Jatim Terjun Kelokasi