Ahli Kemiskinan Ungkap Makan Bergizi Gratis bisa Tekan Kemiskinan 5,8%

photo author
- Kamis, 20 Maret 2025 | 21:30 WIB
Ahli kemiskinan dan Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unpad Arief Anshory Yusuf mengungkap kajian program Makan Bergizi Gratis (MBG) (Promedia Teknologi Indonesia)
Ahli kemiskinan dan Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unpad Arief Anshory Yusuf mengungkap kajian program Makan Bergizi Gratis (MBG) (Promedia Teknologi Indonesia)

 

JAKARTA, MOCOSIK.COM — Ahli kemiskinan dan Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran (Unpad), Prof. Arief Anshory Yusuf, yang juga anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN), mengungkap kajian program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi Presiden RI Prabowo Subianto, ini bisa menekan kemiskinan hingga 5,8%.

Hal ini dikatakan dia usai bertemu Prabowo bersama Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan di Istana Kepresidenan, Rabu (19/3/2025).

"Saya rasa kami dari DEN menyampaikan kajian tentang potensi dari dampak MBG ini terhadap penyerapan tenaga kerja juga kemiskinan. Jadi intinya program ini sangat bagus sekali dalam konteks menciptakan lapangan kerja baru sampai 1,9 juta, lalu kemudian menekan kemiskinan itu bisa berkurang mencapai 5,8 %,"kata Arief Anshory Yusuf. 

Baca Juga: Prabowo Bertemu Utusan Khusus Palestina, Terima Laporan Situasi Terkini

Arief Anshory Yusuf mencontohkan, apabila dalam satu keluarga memiliki tiga orang anak, keluarga itu bisa mendapatkan perbulannya Rp 600.000 dari MBG, sekitar Rp200 ribu dari Program Keluarga Harapan (PKH), dan sekitar Rp200 ribu dari Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Ia menyebut, bahwa program MBG yang berjalan sangat progresif ini perlu dipastikan berjalan dengan baik dengan segera melakukan _business process review_ lalu audit rutin oleh BPKP, kemudian memberikan ruang untuk peran serta masyarakat, agar bisa melakukan monitoring, dan memperkuat pengawasan terkait bahan-bahan yang kalau tidak perlu impor tidak usah diimpor.

"Nah ini kita membuat rantai pasok terjaga sehingga _impact_ nya seperti yang diharapkan tapi sekali lagi mari kita jaga bersama,"tandas Arief Anshory Yusuf.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Rudiyanto Mocosik

Sumber: Promedia Teknologi Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X