Prabowo Terima Para Pengusaha Grup Besar Korea Selatan, Akan Tambah Investasi ke Indonesia

photo author
- Selasa, 29 April 2025 | 08:06 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto menerima kunjungan pengusaha dari grup-grup besar Korea Selatan yang tergabung dalam Federasi Industri Korea (Promedia Teknologi Indonesia)
Presiden RI Prabowo Subianto menerima kunjungan pengusaha dari grup-grup besar Korea Selatan yang tergabung dalam Federasi Industri Korea (Promedia Teknologi Indonesia)


JAKARTA, MOCOSIK.COM - Presiden RI Prabowo Subianto menerima kunjungan para pengusaha dari grup-grup besar Korea Selatan yang tergabung dalam Federasi Industri Korea (Federation of Korean Industries/FKI) di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (28/4/2025).

Pertemuan ini dihadiri oleh 19 perwakilan dari perusahaan-perusahaan terkemuka Korsel, termasuk Lotte Corporation, Hyundai Motor Group, hingga POSCO Holdings.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto yang mendampingi Prabowo dalam pertemuan tersebut menjelaskan bahwa nilai investasi dari 19 grup tersebut mencapai hampir 15,4 miliar dolar AS, dengan rencana tambahan sebesar 1,7 miliar dolar AS.

Baca Juga: PM Fiji ke Prabowo: Kami Belajar dari Anda Terkait Pembangunan

"Jumlah investasi dari 19 grup tersebut totalnya hampir 15,4 miliar US$. Akan ada rencana tambahan 1,7 miliar US$. Secara total, investasi yang dilakukan dalam bentuk rupiah yang dilaporkan dan dilaksanakan ada Rp 269 triliun, dan akan ditambah lagi Rp 30 triliun,"jelas Airlangga Hartarto.

Selain Airlangga Hartarto, Presiden Prabowo juga didampingi oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta CEO Danantara, Rosan Roeslani.

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah perkembangan investasi dibahas. Salah satunya terkait Lotte Chemical, yang pabrik petrokimianya akan diresmikan pada September atau Oktober mendatang.

Airlangga Hartarto menyampaikan, bahwa dalam kesempatan tersebut, Lotte menawarkan partisipasi Indonesia dalam proyek tersebut.

"Presiden secara prinsip setujui Indonesia partisipasi ke proyek tersebut. Dan diberikan tugas kepada Danantara untuk melakukan kajian dan tindak lanjut investasi tersebut,"kata Airlangga Hartarto.

Selain Lotte, beberapa perusahaan lain juga menyampaikan laporan mereka. KB Financial Group, yang menangani Bank Bukopin, melaporkan bahwa operasional mereka sudah menguntungkan selama empat tahun berturut-turut di Indonesia. Hyundai Motor Group juga disebutkan berjalan dengan kinerja operasi yang relatif baik.

Sementara itu, POSCO Holdings menyampaikan rencana kerja sama lanjutan dengan Krakatau Steel melalui proyek Pohang Steel.

"Mereka akan masuk fase kedua dengan roadmap kapasitas produksi hingga 10 juta ton. Fase pertama telah selesai, dan fase kedua akan mengintegrasikan operasi mereka lebih dalam lagi,"ujar Airlangga Hartarto.

Baca Juga: Prabowo: Petani Harus Makmur, Punya Rumah dan Mobil Bagus

Investasi di sektor lainnya juga berkembang. EcoPro, misalnya, telah menanamkan hampir 500 juta dolar AS di Morowali untuk membangun fasilitas produksi katoda prekursor dan smelter nikel. Sementara itu, KCC Glass Corporation, yang sudah berinvestasi di kawasan industri Batang, melaporkan rencana ekspansi mereka.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Rudiyanto Mocosik

Sumber: Promedia Teknologi Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X