Jombang Rampungkan Pembentukan 306 Kopdeskel Merah Putih, 2.448 Pengurus dan Pengawas Resmi Dilantik

photo author
- Sabtu, 24 Mei 2025 | 13:00 WIB
Pemkab Jombang berhasil menuntaskan pembentukan 306 Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih sebanyak 2.448 pengurus dan pengawas resmi dilantik (jombangkab.go.id)
Pemkab Jombang berhasil menuntaskan pembentukan 306 Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih sebanyak 2.448 pengurus dan pengawas resmi dilantik (jombangkab.go.id)

 

JOMBANG, MOCOSIK.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang berhasil menuntaskan pembentukan 306 Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih di seluruh wilayahnya, yang mencakup 302 desa dan 4 kelurahan.

Sebagai puncak dari proses tersebut, sebanyak 2.448 pengurus dan pengawas koperasi resmi dilantik pada Jumat (23/5/2025) di UPT Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sampah, Dusun Gedangkeret, Desa Banjardowo, Kecamatan Jombang.

Acara pelantikan ini turut disiarkan langsung melalui kanal YouTube JOMBANGKAB dan dihadiri secara virtual oleh Menteri Koperasi dan UKM Budi Arie Setiadi. Hadir pula sejumlah pejabat kementerian, Forkopimda Jombang, dan jajaran Pemerintah Kabupaten Jombang. 

Baca Juga: Disdikbud Jombang Gelar Pembinaan PPPK untuk Tingkatkan Profesionalitas Pegawai

Dalam sambutannya, Menteri Budi Arie mengapresiasi langkah cepat dan terukur Pemkab Jombang dalam mewujudkan Kopdeskel Merah Putih secara penuh. Ia menegaskan bahwa koperasi desa harus menjadi pendorong utama ekonomi kerakyatan di tingkat desa.

"Terima kasih kepada Bupati Jombang dan seluruh jajarannya. Ini adalah bukti komitmen nyata terhadap penguatan ekonomi desa. Keberhasilan ini harus dijaga dengan memastikan tiga hal: kualitas SDM, kekuatan organisasi, dan sistem digital yang modern,"ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya digitalisasi koperasi sebagai strategi adaptif di tengah perubahan zaman, sekaligus solusi menghadapi persoalan ekonomi desa seperti rentenir dan pinjol ilegal.

Sementara itu, Bupati Jombang Warsubi menyampaikan harapannya agar koperasi yang telah dibentuk menjadi solusi konkret atas berbagai tantangan ekonomi pedesaan, mulai dari akses modal hingga pengentasan kemiskinan ekstrem.

"Para pengurus harus mengelola koperasi secara transparan dan akuntabel, dengan semangat kebersamaan dan nilai-nilai nasionalisme. Jadikan koperasi ini pilar ekonomi desa yang adil dan berkelanjutan,"tegasnya.

Warsubi juga menekankan, bahwa penguatan koperasi merupakan agenda strategis Presiden Prabowo Subianto dalam membangun ekonomi nasional menuju visi Indonesia Emas 2045.

Sebagai simbolisasi keberhasilan ini, Pemkab Jombang menyerahkan akta pendirian koperasi kepada perwakilan dari beberapa desa, di antaranya Barongsawahan, Brangkal, Mojokambang, dan Banjarsari.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Rudiyanto Mocosik

Sumber: jombangkab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X