Putus Rantai Kemiskinan, Bupati Jombang Teken MoU Sekolah Rakyat di Kemensos

photo author
- Kamis, 10 Juli 2025 | 19:30 WIB
Bupati Jombang Teken MoU Sekolah Rakyat di Gedung Aneka Bhakti Kementerian Sosial RI, Jakarta Pusat (Dinas Kominfo Jombang)
Bupati Jombang Teken MoU Sekolah Rakyat di Gedung Aneka Bhakti Kementerian Sosial RI, Jakarta Pusat (Dinas Kominfo Jombang)

 


JOMBANG, MOCOSIK.COM – Bupati Jombang, H. Warsubi menegaskan komitmennya mendukung program Sekolah Rakyat yang digagas Kementerian Sosial RI sebagai langkah konkret memutus rantai kemiskinan dan memberikan pendidikan layak bagi anak-anak kurang mampu.

Hal ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian pinjam pakai barang milik daerah dan universitas, yang digelar di Gedung Aneka Bhakti Kementerian Sosial RI, Jakarta Pusat, Kamis (10/7/2025).

• Sekolah Rakyat: Solusi untuk 4,1 Juta Anak Putus Sekolah

Menteri Sosial Saifullah Yusuf dalam sambutannya menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat hadir menjawab kebutuhan 4,1 juta anak di Indonesia yang belum pernah sekolah atau terpaksa putus sekolah. 

Baca Juga: Prestasi Gemilang! Pertina Jombang Sabet Tiga Medali di Porprov Jatim 2025

"Sekolah Rakyat bukan hanya bangunan fisik, tapi rumah harapan. Negara boleh tidak mewariskan harta, tapi tidak boleh gagal mewariskan harapan,"tegasnya.

Sekolah ini dirancang sebagai satuan pendidikan berbasis asrama terpadu, lengkap dengan kebutuhan hidup, fasilitas belajar, layanan kesehatan, hingga pemetaan potensi dan bakat peserta didik.

• Jombang Jadi Salah Satu Lokasi Prioritas

Program Sekolah Rakyat akan diluncurkan secara serentak di 100 titik di 87 kabupaten/kota di 29 provinsi, termasuk Kabupaten Jombang.

Bupati Warsubi menyatakan komitmennya dalam menyediakan lahan dan bangunan yang akan direnovasi sesuai standar Kementerian Sosial dan Kementerian PUPR.

"Kami menyiapkan aset daerah untuk sekolah berasrama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Ini bagian dari tanggung jawab negara,"ungkap Warsubi.

Pemkab Jombang telah menyiapkan lahan seluas 5,2 hektare untuk pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat, serta opsi lokasi tambahan di Terminal Kargo, Desa Tunggorono yang sudah diverifikasi oleh Kementerian PUPR.

• Fasilitas Modern dan Pemberdayaan Ekonomi Lokal

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Rudiyanto Mocosik

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X