Prabowo: Pemimpin Harus Seperti Bumi, Diinjak Tapi Tetap Beri Kehidupan

photo author
- Senin, 21 Juli 2025 | 17:30 WIB
Dalam pidatonya di Kongres Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Prabowo memaparkan delapan sifat pemimpin berdasarkan ajaran nenek moyang (Promedia Teknologi Indonesia )
Dalam pidatonya di Kongres Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Prabowo memaparkan delapan sifat pemimpin berdasarkan ajaran nenek moyang (Promedia Teknologi Indonesia )

 

SOLO, MOCOSIK.COM - Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan pesan mendalam tentang nilai-nilai kepemimpinan yang ideal dalam budaya Indonesia, yaitu harus seperti bumi, diinjak tapi tetap memberi kehidupan.

Dalam pidatonya di Kongres Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Minggu (20/7), Prabowo memaparkan delapan sifat pemimpin berdasarkan ajaran nenek moyang, salah satunya adalah sifat pemimpin yang harus seperti bumi.

"Yang terakhir, pemimpin pindo bahana, seperti bumi. Sumber kekuatan. Tetapi siap diinjak. Bumi diinjak, tetapi bumi rela diinjak. Bumi memberi makan. Bumi memberi energi. Bumi memberi kekayaan." 

Baca Juga: Respons Surat Raja Charles, Prabowo Serahkan 90.000 Hektare Lahan Konsesinya untuk Habitat Gajah

Prabowo menjelaskan bahwa pemimpin sejati tidak mencari kenyamanan atau pujian, melainkan bersedia menjadi fondasi bagi rakyatnya, meski harus menanggung tekanan, kritik, atau pengorbanan.

Dalam bagian yang sama, ia juga menyebut bahwa pemimpin harus siap dimaki, disakiti, bahkan difitnah, namun tetap mampu menjaga ketenangan dan memberi arah.

"Pemimpin itu dimaki-maki seperti laut samudra. Kotoran bumi keluar ditelan oleh samudra. Yang keluar airnya bersih."

Delapan sifat pemimpin yang disebut Prabowo dalam pidatonya meliputi:

• Pindo Jaladri: seperti samudra, luas dan mampu menerima segala caci-maki;
• Pindo Chandra: seperti bulan, memberi penerangan dan kesejukan;
• Pindo Kartiko: pedoman arah;
• Pindo Suryo: seperti matahari, memberi kehangatan dan solusi;
• Pindo Arga: seperti gunung, kokoh dan kuat;
• Pindo Dahana: seperti api, membakar semangat dan ketidakadilan;
• Pindo Bayu: seperti angin, hadir di mana-mana;
• Pindo Bahana: seperti bumi, diinjak tapi memberi kehidupan.

"Ini ajaran nenek moyang kita ribuan tahun," ujar Prabowo.

Pemaparan ini menjadi bagian penting dari pesan moral Prabowo kepada para kader PSI, terutama generasi muda, agar memahami bahwa kepemimpinan bukanlah soal kekuasaan, melainkan pengabdian total kepada rakyat dan bangsa.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Rudiyanto Mocosik

Sumber: Promedia Teknologi Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X