Dinas Pertanian Jombang Gelar Pelatihan Pengendalian OPT Tembakau, Hadapi Dampak El Nino

photo author
Jagad Hanugrah, Mocosik
- Kamis, 31 Juli 2025 | 14:05 WIB
Dinas Pertanian Jombang menggelar Pelatihan Pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) tembakau (Dinas Pertanian Jombang)
Dinas Pertanian Jombang menggelar Pelatihan Pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) tembakau (Dinas Pertanian Jombang)

 

JOMBANG, MOCOSIK.COM — Sebanyak 250 petani tembakau dari lima kecamatan sentra tembakau di Jombang, Kabuh, Ploso, Plandaan, Kudu, dan Ngusikan mengikuti Pelatihan Pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) yang digelar Dinas Pertanian Kabupaten Jombang, Rabu (30/7/2025), di kantor dinas setempat.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas petani dalam menangani serangan OPT serta menyiasati dampak perubahan iklim terhadap budidaya tembakau.

Untuk itu, Dinas Pertanian Jombang menggandeng Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Perkebunan (BBTP) Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian dan BMKG Karangploso, Malang. 

Baca Juga: Dinas Pertanian Jombang Tancap Gas Wujudkan Swasembada Pangan Nasional

Narasumber dari BMKG Karangploso, Maksum Purwanto mengingatkan, bahwa musim kemarau tahun ini diprediksi mengalami kemunduran akibat fenomena El Nino.

"Hal ini menuntut penyesuaian strategi budidaya tembakau, mengingat tanaman ini tumbuh optimal pada musim kering,"terangnya.

Ia menyampaikan enam langkah strategis menghadapi anomali cuaca, antara lain: penggunaan irigasi hemat air, pemilihan varietas toleran stres lingkungan, pengelolaan tanah, pemanfaatan mulsa, pemantauan cuaca, serta koordinasi aktif dengan penyuluh pertanian.

Sementara itu, Asri Wuryati, Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) dari BBTP Jawa Timur, menekankan pentingnya pengamatan lapangan dan pengendalian OPT secara berkala.

"Petani harus aktif berkoordinasi dengan POPT dan PPL untuk menekan risiko gagal panen," tegasnya.

Dinas Pertanian Jombang berharap, pelatihan ini dapat memperkuat ketahanan petani tembakau dalam menghadapi tantangan iklim ekstrem dan serangan OPT, sekaligus meningkatkan produktivitas dan kualitas panen.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Jagad Hanugrah

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X