MOCOSIK.COM - Nama Guntur Soekarnoputra, selalu melekat dengan predikat anak sulung Bung Karno.
Lahir pada 3 November 1944, Guntur sempat digadang-gadang akan menjadi penerus politik ayahandanya, Ir. Soekarno, Sang Proklamator.
Namun, perjalanan hidupnya justru membawa kisah yang mengejutkan: ia memilih jalan sunyi, jauh dari hiruk pikuk politik yang membesarkan namanya.
• Anak Sulung yang Jadi Sorotan
Sejak kecil, Guntur sudah mendapat sorotan publik. Sebagai putra pertama dari Presiden RI pertama, segala gerak-geriknya menjadi perhatian.
Baca Juga: Mengenang Kelahiran Putra Sang Fajar Ir Soekarno, Ratusan Masyarakat Ploso Jombang Gelar Tasyakuran
Publik dan elite politik kala itu percaya, ia akan melanjutkan estafet kepemimpinan nasional. Namun kenyataan berkata lain.
Ketika adik-adiknya, yakni Megawati Soekarnoputri, Guruh, dan Sukmawati aktif di panggung politik dan kebudayaan, Guntur justru mengambil sikap berbeda. Ia memilih kehidupan pribadi yang jauh dari sorotan kamera.
• Misteri Keputusan Mundur dari Politik
Gemparnya sosok Guntur justru terletak pada keputusannya yang tidak biasa. Di saat banyak orang berlomba meraih kekuasaan dengan mengandalkan nama besar Bung Karno, Guntur seolah menutup pintu terhadap dunia politik.
Banyak yang menduga keputusan ini dipengaruhi oleh trauma politik masa peralihan Orde Lama ke Orde Baru, ketika Bung Karno dilengserkan. Guntur melihat langsung bagaimana politik bisa melumatkan harga diri dan martabat keluarga.
• Simbol Kesunyian dalam Dinasti Besar
Kini, nama Guntur Soekarnoputra tidak sering muncul di media. Namun justru karena itulah sosoknya menjadi gempar sebuah anomali di tengah dinasti politik Soekarno yang begitu kuat. Ia memilih jalannya sendiri, sebuah keputusan yang membuatnya dihormati sekaligus terus menjadi misteri.
Artikel Terkait
Lestarikan Budaya dan Target Raih Rekor MURI, Disdikbud Jombang Gelar Workshop dan Lokakarya Jaranan Dor
Mengenang Kelahiran Putra Sang Fajar Ir Soekarno, Ratusan Masyarakat Ploso Jombang Gelar Tasyakuran
Prabowo Paparkan 3,1 Juta Hektar Sawit Ilegal Ditertibkan, Tambang Ilegal Menyusul
Jelang HUT RI ke 80, Plt. Camat Plandaan Kukuhkan 22 Anggota Paskibraka
Malam Tasyakuran HUT ke-80 RI di Jombang Diwarnai Doa Lintas Agama