JOMBANG, MOCOSIK.COM – Suasana Jalan Raya KH Hasyim Asy’ari, Desa Plandi, Kabupaten Jombang, mendadak mencekam, Minggu (25/1/2026).
Pasalnya, sebuah mobil Toyota Avanza melaju tak terkendali dan memicu kecelakaan beruntun yang melibatkan tujuh sepeda motor dan satu mobil pikap.
Mobil Avanza bernomor polisi L-1537-E tersebut menghantam sejumlah kendaraan di depannya, di antaranya Honda Supra X, Honda Scoopy, Honda PCX, beberapa unit Honda Vario, sebuah mobil pikap, hingga sepeda motor lawas tanpa pelat nomor.
Baca Juga: Polisi Sebut Kecelakaan Tewas Arus Mudik 2025 Turun 32 % Dibanding Tahun 2024
Benturan keras menyebabkan sejumlah pengendara terjatuh, sementara kendaraan berserakan di badan jalan hingga sempat mengganggu arus lalu lintas.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang, Ipda Siswanto, mengatakan dugaan sementara kecelakaan disebabkan pengemudi Avanza yang mengantuk.
"Pengemudi diduga mengantuk, sehingga kendaraan oleng ke kanan dan menabrak kendaraan yang berada di depannya,"terangnya.
Akibat kecelakaan tersebut, seorang pengendara Honda Vario berinisial ML, warga Desa Candimulyo, Kabupaten Jombang, meninggal dunia di lokasi kejadian.
Sementara sejumlah korban lainnya mengalami luka-luka dan dilarikan ke RSUD Kabupaten Jombang untuk mendapatkan perawatan medis.
Saat ini, polisi masih melakukan pendalaman dengan mengumpulkan keterangan saksi serta mengamankan kendaraan yang terlibat kecelakaan.
Polisi mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima sebelum berkendara demi menghindari kecelakaan lalu lintas.***
Artikel Terkait
Kronologi Kecelakaan Bus di Objek Wisata Guci Tegal, AKBP Mohammad Sajarod Zakun: Bus Melaju Tanpa Pengemudi
Ditpolairud Polda Jatim Menemukan Korban Kecelakaan Laut ABK KLM Jaya Makmur
Cegah Terjadinya Kecelakaan Lalu Lintas, Pj Bupati Jombang Resmikan 5 Palang Pintu Kereta Api
Reni Astuti Desak Pemerintah Segera Lakukan Investigasi Menyeluruh Kecelakaan di Tol Pandaan Malang
Tinjau Arus Lintas Nataru di Karawang Jawa Barat, Kapolri: Angka Kecelakaan Mudik Nataru Menurun