Pakistan Suarakan Dukungan Bagi Kepemimpinan Indonesia di Organisasi D-8

photo author
Jagad Hanugrah, Mocosik
- Jumat, 13 Februari 2026 | 20:00 WIB
Duta Besar Pakistan untuk Indonesia Zahid H Chaudary menyatakan dukungan negaranya terhadap kepemimpinan Indonesia di organisasi D8 (Promedia Teknologi Indonesia)
Duta Besar Pakistan untuk Indonesia Zahid H Chaudary menyatakan dukungan negaranya terhadap kepemimpinan Indonesia di organisasi D8 (Promedia Teknologi Indonesia)

 


JAKARTA, MOCOSIK.COM - Duta Besar Pakistan untuk Indonesia Zahid H. Chaudary menyatakan dukungan penuh negaranya terhadap kepemimpinan Indonesia di organisasi kerja sama ekonomi D8.

Ia juga menegaskan komitmen Pakistan untuk mendukung pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) D8 yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada April mendatang.

Pakistan dan Indonesia sama-sama anggota pendiri D8, dan Pakistan memiliki harapan yang tinggi terhadap kepemimpinan Indonesia di organisasi ini,” tutur Zahid di Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (12/2). 

Baca Juga: Pasien Jadi Prioritas, Masyarakat Tetap bisa Akses Layanan BPJS di Rumah Sakit Meski PBI Nonaktif

Tahun ini, Indonesia akan memimpin D8 untuk periode 2026–2027, dengan serah terima kepemimpinan direncanakan berlangsung pada KTT mendatang. 

Selama masa kepemimpinannya, Indonesia akan mengusung tema Navigating Global Shifts: Strengthening Equality, Solidarity and Cooperation for Shared Prosperity, yang menekankan semangat kesetaraan, solidaritas, dan kerja sama, sejalan dengan nilai Dasasila Bandung.

Mengingat peran Indonesia yang krusial, Zahid menyebut bahwa Pakistan akan membantu Indonesia dalam menjalankan kepemimpinannya.

“Kami sangat menantikan untuk bekerja sama dengan Indonesia, tidak hanya untuk KTT yang akan datang, tetapi juga kesuksesan D8 sebagai organisasi,” jelas dia.

Lebih lanjut, ia menilai kedua negara perlu mempererat kolaborasi di luar kerangka D8. Menurutnya, Indonesia dan Pakistan mewakili lebih dari seperempat populasi Muslim dunia, sehingga memiliki tanggung jawab strategis untuk memperkuat kerja sama bilateral maupun melalui berbagai forum internasional.

“Penting bagi kedua negara untuk bekerja sama secara bilateral, serta melalui semua platform yang tersedia, termasuk PBB, OKI, D8, dan ASEAN,” imbuhnya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Jagad Hanugrah

Sumber: Promedia Teknologi Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X