Puluhan Santri di Jombang Diduga Keracunan Usai Makan Telur Asin Menu MBG Saat Buka Puasa

photo author
- Jumat, 6 Maret 2026 | 10:59 WIB
Puluhan santri Ponpes Sholawat Darut Taubah Jombang diduga keracunan setelah menyantap menu buka puasa berupa rawon dan telur asin dari MBG (dok.istimewa)
Puluhan santri Ponpes Sholawat Darut Taubah Jombang diduga keracunan setelah menyantap menu buka puasa berupa rawon dan telur asin dari MBG (dok.istimewa)

 

JOMBANG, MOCOSIK.COM – Puluhan santri di Pondok Pesantren Sholawat Darut Taubah, Desa Betek, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, diduga mengalami keracunan makanan setelah berbuka puasa pada Kamis malam (5/3/2026).

Pengasuh ponpes, KH Muhammad Adam, menjelaskan peristiwa itu terjadi setelah para santri menyantap menu berbuka berupa nasi rawon dengan lauk telur asin.

"Nasi rawon dimasak oleh pihak pondok, sementara telur asin disebut berasal dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikirim oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) setempat,"terangnya.

KH Muhammad Adam menyebut, seusai makan, sejumlah santri mulai merasakan gejala tidak enak badan. 

Baca Juga: Gus Miftah Blak-blakan Sebut MBG Program Baik tapi Pengelolaannya yang Kurang Bagus

"Beberapa santri putri dilaporkan mengalami lemas, menangis, hingga pingsan sehingga pengurus pondok segera meminta bantuan ambulans untuk melakukan evakuasi,"ungkapnya.

Sekitar 40 santri kemudian dilarikan ke RSU PKU Muhammadiyah Mojoagung guna mendapatkan penanganan medis.

"Mereka terdiri dari 30 santri putri dan 10 santri putra,"tambah KH Muhammad Adam.

Hingga Kamis malam, tercatat sebanyak 21 santri masih menjalani perawatan di rumah sakit, sementara sisanya telah berangsur membaik dan diperbolehkan pulang.

Pihak pondok berharap hasil pemeriksaan medis segera diketahui untuk memastikan penyebab pasti dugaan keracunan tersebut, sekaligus mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Rudiyanto Mocosik

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X