Mayat Bayi Perempuan Ditemukan Mengapung di Sungai Megaluh Jombang, Ternyata Masih Ada Tali Pusar

photo author
- Minggu, 15 Maret 2026 | 21:00 WIB
Warga Megaluh Jombang geger temuan mayat bayi perempuan mengapung di sungai (dok.istimewa)
Warga Megaluh Jombang geger temuan mayat bayi perempuan mengapung di sungai (dok.istimewa)

 

JOMBANG, MOCOSIK.COM – Warga Dusun Palombo, Desa Sudimoro, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang digemparkan dengan temuan jasad bayi perempuan yang mengapung di aliran sungai, Minggu (15/3/2026) sekitar pukul 12.45 WIB.

Bayi malang tersebut pertama kali diketahui oleh sejumlah pekerja proyek yang tengah berada di sekitar lokasi. Karena khawatir dan tidak berani mengevakuasi sendiri, mereka kemudian melaporkan temuan itu kepada pihak kepolisian.

Salah satu warga setempat, imam mengatakan, informasi penemuan bayi itu dengan cepat menyebar hingga membuat warga berdatangan ke lokasi kejadian. 

Baca Juga: Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Brantas Mojokerto

"Yang pertama tahu para pekerja proyek di sekitar sungai. Karena tidak berani mengambil, mereka langsung menghubungi polisi. Setelah itu warga mulai ramai datang,"terangnya.

Berdasarkan keterangan warga, kondisi jasad bayi perempuan tersebut diduga masih baru meninggal. Hal itu terlihat dari kondisi tubuh yang masih utuh serta masih adanya tali pusar pada bayi tersebut.

Warga lain, Lifa mengaku mengetahui peristiwa tersebut setelah lokasi kejadian dipadati warga. Menurutnya, bayi itu sempat terbawa arus sungai sebelum akhirnya tersangkut di bagian bawah jembatan.

"Saya datang sudah ramai. Informasinya bayi itu hanyut terbawa arus, lalu tersangkut di bawah jembatan. Kondisinya tanpa pakaian, tali pusarnya masih ada, tapi ari-arinya sudah tidak terlihat,"ungkapnya.

Dari kondisi fisiknya, bayi tersebut diduga baru saja dilahirkan sebelum akhirnya ditemukan di aliran sungai.

Kapolsek Megaluh, AKP Trisulo Hadi Warjianto membenarkan adanya penemuan jasad bayi perempuan tersebut. Saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap asal-usul bayi tersebut.

"Ya benar, bayi tersebut berjenis kelamin perempuan. Dari penampakannya diduga baru dilahirkan,"katanya.

Jenazah bayi kemudian dievakuasi petugas dan dibawa ke RSUD Jombang guna menjalani autopsi untuk memastikan penyebab kematiannya.

"Jenazah sudah kami bawa ke RSUD Jombang untuk proses autopsi. Penyelidikan masih terus kami lakukan,"pungkasnya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Rudiyanto Mocosik

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X