Harga avtur di sejumlah negara sudah mulai naik sejak bulan lalu. Dibandingkan dengan kenaikan negara tetangga, harga avtur dalam negeri justru lebih murah.
Misalnya, di Thailand harga avturnya menjadi Rp29.518 per liter dan Filipina Rp25.326 per liter. Lebih mahal dibandingkan Indonesia sebesar Rp23.551 per liter di Bandara Soekarno-Hatta per 1 April 2026.
Kenaikan harga avtur didorong oleh kondisi geopolitik di Timur Tengah yakni perang antara AS-Israel dengan Iran yang melebar menyebabkan terganggunya pasokan energi global setelah Selat Hormuz ditutup.
Tak hanya Indonesia, hampir semua negara kena dampaknya. Namun, kondisi energi, terutama bahan bakar minyak (BBM) dalam negeri, masih aman berada di atas kecukupan stok nasional.***
Artikel Terkait
Sambut Hari Agraria Nasional Gerakan Pemuda Marhenis Jombang Berkunjung ke Kantor Staf Kepresidenan Jakarta
Pj Bupati Jombang Hadiri Acara Musrenbangnas 2024 di Jakarta, Begini Hasilnya
Presiden Prabowo Subianto Lantik Basuki Hadimuljono sebagai Kepala OIKN di Istana Negara Jakarta
Baru Tiba di Tanah Air, Prabowo Langsung Pimpin Ratas Kabinet di Halim Perdanakusuma Jakarta
Kapolri Cek Pengamanan Perayaan Momen Tahun Baru 2025 di Bundaran HI Jakarta Pusat