Tak hanya itu, ia mengajak warga untuk membiasakan pemilahan sampah, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, mengelola sampah secara bijak, serta menghemat penggunaan energi dan air.
"Langkah sederhana seperti mematikan lampu yang tidak digunakan atau menanam pohon di pekarangan rumah jika dilakukan secara masif akan memberikan kontribusi besar terhadap penurunan emisi karbon,"ujar Gus Salman.
Baca Juga: DLH Jombang Gelar Forum Perangkat Daerah dan Konsultasi Publik Renja 2027
Selain itu, Wabup Jombang juga menekankan pentingnya literasi iklim bagi generasi muda agar tumbuh menjadi generasi yang peduli terhadap kelestarian lingkungan.
"Anak-anak kita berhak mewarisi bumi yang hijau, bersih, dan sehat. Karena masa depan Jombang berada di tangan mereka,"tuturnya.
Pada kesempatan tersebut, Gus Salaman juga menyampaikan apresiasi kepada para kader lingkungan, pegiat lingkungan, relawan, dan pelajar yang selama ini aktif menjaga kelestarian alam di Kabupaten Jombang.
Ia berharap momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 menjadi titik balik untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan Kabupaten Jombang yang hijau, asri, nyaman, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.
"Mari bergerak bersama menjaga alam kita dan memastikan Jombang tetap hijau, lestari, dan berkelanjutan,"pungkasnya.***
Artikel Terkait
305 PPPK Paruh Waktu Baru Resmi Bertugas, DLH Jombang Gelar Apel dan Syukuran
Gerimis Tak Surutkan Semangat, DLH Jombang Gelar Jumat Bersih di Taman Tirta Wisata
DLH Jombang Gelar Timbang Sampah Rutin dan Serahkan Green Loyalty Award 2026
DLH Jombang Sosialisasikan Pengelolaan Limbah B3 Slag Aluminium ke Pelaku Usaha
Peringati HGSMP dan HPN 2026, DLH Jombang Tanam 1.607 Pohon di Wonosalam