Suharyanto menginstruksikan pemerintah daerah untuk mendata kerusakan secara paralel dan berjenjang _by name by address_ tanpa harus menunggu data rampung 100 persen, agar intervensi perbaikan bisa langsung dieksekusi.
"Pendataan rumah masyarakat yang rusak, baik rusak ringan, sedang, maupun berat menjadi prioritas utama kami. Kerusakan fasilitas umum seperti kantor bupati menjadi prioritas berikutnya setelah pemukiman warga terpenuhi,” ujar Suharyanto.
“Pendataan tidak perlu menunggu selesai semua, begitu ada data valid yang masuk, perbaikan langsung kita proses agar penanganan berjalan lebih cepat," tutupnya.**
Artikel Terkait
Bantuan Pangan Jombang Mulai Disalurkan, 209.646 Warga Terima 30 Kg Beras untuk Tiga Bulan
Tanggap Bencana Gempa Bumi Flores NTT, BRI Peduli Gerak Cepat Bantu Warga Terdampak
Gerak Cepat Tangani Gempa NTT: RS Lapangan Berdiri, Akses Logistik dan Evakuasi Terhubung
Gerak Cepat Pemerintah Tangani Pascagempa di NTT: Kirim Logistik 27 Ton hingga 3.500 Personel TNI/Polri
Pemerintah Siapkan 8 Langkah Strategis Agar NTT Segera Pulih dari Gempa