MOCOSIK.COM - Presiden Jokowi menegaskan, bahwa pemerintah tengah berupaya untuk mengevakuasi 20 warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Myanmar.
Menurut Presiden Jokowi, para WNI tersebut telah tertipu dan dibawa ke tempat yang tidak diinginkan.
Dalam keterangan kepada awak media di pusat perbelanjaan Sarinah, Jakarta, Presiden Jokowi menjelaskan, bahwa Kementerian Luar Negeri sedang berkomunikasi dengan pemerintah Myanmar untuk mengatasi situasi ini.
Baca Juga: Presiden Jokowi Lepas Kontingen Indonesia Ikuti SEA Games ke 32 di Kamboja
"Kementerian Luar Negeri sedang berkomunikasi dengan Myanmar agar WNI kita yang ada di sana. Ini kan penipuan dibawa ke tempat yang tidak diinginkan oleh mereka,"tegas Presiden Jokowi.
Selanjutnya, Presiden Jokowi memastikan bahwa Menteri Luar Negeri Retno Marsudi sedang melakukan berbagai langkah untuk memastikan agar para WNI tersebut bisa segera kembali ke Tanah Air.
"Kementerian Luar Negeri, Bu Menlu, sedang berusaha untuk melakukan evakuasi. Jadi kita sedang berusaha untuk membawa, mengevakuasi mereka keluar dari Myanmar," tambahnya.***
Artikel Terkait
Mulyanto: Presiden Jokowi harus Tegas dalam Pelarangan Ekspor Tembaga oleh PT Freeport Indonesia
Presiden Jokowi Resmi Bentuk Panitia Nasional Keketuaan ASEAN 2023
Profil Dito Arioedjo yang Dilantik Presiden Jokowi Jadi Menteri Pemuda dan Olahraga Pengganti Zainudin Amali
Tanam Padi Bersama Petani di Tuban, Presiden Apresiasi Penggunaan Pupuk Organik
Presiden Jokowi dan Ibu Iriana Tinjau Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Sambonggede Tuban