Sungguh mengejutkan! Bumi Papua menyimpan harta karun senilai Rp 30.000 triliun!

photo author
- Sabtu, 20 Mei 2023 | 08:00 WIB
Harta karun yang tersimpan di Bumi Papua (Instagram @info_sentani)
Harta karun yang tersimpan di Bumi Papua (Instagram @info_sentani)

 

MOCOSIK.COM - Saat ini, pemerintah sedang mengembangkan sumber daya minyak dan gas bumi (migas) di Area Warim, Papua. Ternyata, wilayah Warim ini memiliki potensi minyak yang sangat besar.

Menurut Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), terdapat sekitar 25,968 miliar barel minyak yang tersimpan di area Warim tersebut.

Jika kita merujuk pada harga minyak mentah Indonesia (Indonesian Crude Price/ICP) pada bulan April 2023 sebesar US$ 79,34 per barel, dan mengalikannya secara kasar, maka potensi minyak di wilayah Warim, Papua, memiliki nilai sekitar US$ 2,06 triliun atau setara dengan Rp 30.646 triliun.

Baca Juga: Jangan Lewatkan! 5 Tanggal Penting Ini Akan Dirayakan Secara Internasional di Tahun 2023

Selain memiliki potensi minyak yang luar biasa, area ini juga menyimpan potensi gas yang jauh lebih besar daripada Blok Masela, yaitu sekitar 47,37 triliun kaki kubik (TCf). Sementara itu, Blok Masela sendiri hanya memiliki potensi cadangan gas sekitar 10,73 TCF.

Namun, meskipun memiliki potensi besar untuk dikembangkan, pengembangan area ini yang berada di perbatasan dengan Papua Nugini memiliki tantangan tersendiri. Salah satunya adalah karena terletak di dalam area hutan nasional Lorentz.

Kepala SKK Migas, Dwi Soetjipto, baru-baru ini mengungkapkan bahwa untuk mengembangkan ladang gas raksasa ini, regulator di sektor hulu akan meminta izin dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Hal ini mengingat bahwa area Warim terletak di dalam area hutan nasional Lorentz.

"Kami akan meminta persetujuan KLHK untuk dapat melakukan eksplorasi di hutan lindung," ujarnya ketika ditemui di Gedung Kementerian ESDM beberapa hari yang lalu, seperti dikutip pada Kamis (18/5/2023).

Dwi menjelaskan bahwa setelah mendapatkan persetujuan dari KLHK, SKK Migas akan menawarkan kepada Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) untuk melaksanakan kegiatan eksplorasi di area Warim. Sampai saat ini, sudah ada beberapa perusahaan yang tertarik, meskipun Dwi tidak merinci secara rinci.

"Saat ini, kami sedang mengurus izin, dan setelah selesai, tentu kami akan mencari KKKS yang berminat. Sudah ada beberapa perusahaan besar yang tertarik, tapi ini masih dalam tahap eksplorasi," katanya.

Seperti yang kita ketahui, pemerintah saat ini sedang giat meningkatkan produksi migas di Indonesia. Salah satu upayanya adalah dengan fokus mengembangkan eksplorasi migas di lima area, termasuk di Warim yang terletak di Papua.***

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Moh. Samsudin Yahya

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X