"Semuanya tidak akan ada artinya tanpa dukungan masyarakat, yang setiap hari berinteraksi secara sosial dan ekonomi dengan kawasan hutan di Kecamatan Wonosalam ini,"ungkapnya.
Baca Juga: Pj Bupati Jombang Sugiat Sambut dan Berangkatkan Kirab Pataka Jer Basuki Mawa Beya
Guna memperkuat dukungan dalam pengelolaan mata air, maka sesuai dengan amanah UU Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, Pemkab Jombang berkomitmen terus berkolaborasi dengan semua stake holder dan seluruh masyarakat Wonosalam, lembaga pendidikan, kelompok-kelompok pegiat lingkungan dan juga pihak swasta di Kabupaten Jombang untuk selalu menjaga dan melindungi mata air.
Adapun cara yang dilakukan, yaitu dengan melakukan penambahan tutupan lahan atau rehabilitasi penanaman pohon di sekitar mata air atau sempadan air.
Selaras dengan upaya tersebut, kegiatan menjaga kearifan lokal juga dilakukan, yakni dengan melibatkan masyarakat dalam pengelolaan mata air melalui budaya ruwatan 7 (Tujuh) Sumber Mata Air yang ada di Dusun Segunung.
Kegiatan ini juga dirangkai dengan purak tumpeng sego gulung, yaitu nasi dibungkus daun pisang yang dahulu kala merupakan bekal untuk masuk hutan. Sego gulung, juga merupakan salah satu menu khas Kampung Adat Segunung.
Tujuannya adalah, untuk meningkatkan kepedulian masyarakat dalam pelestarian sumber mata air sebagai sumber utama kehidupan bagi makhluk hidup.
"Kami berharap, pelaksanaan peringatan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN), Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dan Ruwatan Sumber Mata Air hari ini, bisa mendorong dan memotivasi seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Jombang khususnya masyarakat Wonosalam, untuk terus menjaga dan melestarikannya,"pungkas Pj Bupati Jombang, Sugiat.
Terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jombang, Miftahul Ulum mengungkapkan, jika seluruh bibit tanaman merupakan donasi dari PT Cheil Jedang Indonesia (CJI) Ploso dan Kelompok Pengelola Hutan Rakyat Sumber Sejahtera (KPHRSS).
"PT Cheil Jedang Indonesia memberikan bantuan bibit tanaman sebanyak 2.000 bibit pohon jenis Mahoni, Trembesi, Palem dan Sengon. Ada lagi Bantuan bibit tanaman sebanyak 100 bibit pohon jenis Durian, Alpukat, dan Nangka dari KPHRSS,"ujar Miftahul Ulum.
Masih dalam rangkaian acara tersebut, Pj Bupati Jombang Sugiat menyerahkan bantuan sembako bagi masyarakat setempat, seperti penyandang disabilitas dan Kelompok Usaha Bersama.
Baca Juga: Pj Bupati Jombang Sugiat Berangkatkan Kafilah untuk Berkompetisi di Ajang MTQ XXX Jatim
Selanjutnya, Sugiat menyerahkan hadiah Lomba Adiwiyata (18 sekolah), Lomba Kampung Beriman untuk 4 Desa pemenang. Masing-masing yakni, 1. Desa Plandi 2. Desa DapurKejambon 3. Desa Kepatihan 4. kelurahan Jombatan.
Setelah itu, kemudian dilanjutkan dengan penyerahan Pemenang Proklim Utama untuk 2 Desa. Diantaranya; 1. Dusun Mendiro, Desa Panglungan Kecamatan Wonosalam. 2. Dusun Sumberejo, Desa Sumberejo, Kecamatan Wonosalam.
Kegiatan diakhiri dengan merilis Aplikasi Smart Kehati, atau Aplikasi Assistant Virtual Guide dan Aplikasi Spot Foto Virtual.***