"Kami menyadari, bahwa investasi khususnya yang berorientasi ekspor, memiliki peran strategis dalam memperkuat perekonomian daerah,"imbuh Pj Bupati Jombang.
Oleh karena itu, Pj Bupati Jombang siap memberikan berbagai fasilitas, kemudahan dan menjamin keamanan bagi para investor yang ingin menanamkan modalnya di Kabupaten Jombang.
Sugiat mengatakan, untuk mewujudkan Jombang kawasan ramah investasi, Pemkab Jombang telah membentuk Tim Percepatan dan Pengamanan Investasi.
"Semoga langkah ini menjadi awal yang baik untuk ekspor-ekspor berikutnya dan mampu memberikan kontribusi positif bagi perekonomian Kabupaten Jombang,"pungkas Pj Bupati Jombang.
Sementara itu, Chief Technology & Enggineering Officer MMNR Surya Widada, produk yang diekspor berupa Coreboard, sebagai bahan baku untuk pembuatan carton box, edge protector, papercore, palet kertas.
"Untuk ekspor perdana ini, volume yang diekspor sebanyak 750 Ton dan dilakukan secara bertahap. Hari ini diekspor 250 Ton dan pengirimannya menggunakan transportasi kapal laut,"ucap Surya.
Keberhasilan yang dicapainya adalah berkat dukungan dari seluruh stakeholder, juga masyarakat sekitar.
"Adapun 300 karyawan yang bekerja adalah dari masyarakat sekitar dan kapasitas produksi PT IRP, Surya sebesar 180.000 per Tahun,"tambah Surya.
Manfaat dengan adanya Kawasan Berikat untuk pemerintah antara lain, meningkatkan perekonomian nasional, meningkatkan export, menarik investasi, menciptakan lapangan kerja untuk penduduk sekitar, meningkatkan efesiensi logistik, memperlancar arus barang dan menyederhanakan prosedur.
Dengan begitu, tentunya dapat mendukung program pemerintah dalam meningkatkan penerimaan negara (devisa), mewujudkan visi misi Pembangunan Pemerintah Indonesia.
Dengan adanya fasilitas kepabeanan ini, pengembangan infrastruktur dan peningkatan investasi asing juga dapat didorong, yang pada akhirnya akan memberikan dampak positif pada pengembangan ekonomi daerah.***