nasional

Langkah Nyata, Pemkab Jombang Desk dengan Kemensos Pembangunan Sekolah Rakyat di Denanyar

Kamis, 17 April 2025 | 20:36 WIB
Pemkab Jombang mengikuti Desk Pembahasan dan Klarifikasi Usulan Penyelenggaraan Sekolah Rakyat dengan Kemensos (jombangkab.go.id)

 

JOMBANG, MOCOSIK.COM - Langkah Bupati Jombang, Warsubi, S.H., M.Si dalam merealisasikan Sekolah Rakyat (SR) semakin nyata.

Dalam hal ini, Pemkab Jombang dipimpin PLH Sekdakab Jombang Drs. Purwanto, M.KP., mengikuti Desk Pembahasan dan Klarifikasi Usulan Penyelenggaraan Sekolah Rakyat dari Pemerintah Daerah dan Perguruan Tinggi di Gedung Konvensi TMP Kalibata, Jakarta Selatan pada Kamis (17/04/2025).

Hadir pula dalam kegiatan ini, seperti Kepala Dinas PUPR Bayu Pancoroadi, S.T., M.T., Plh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Dra. Wor Windari, M.Si., Kepala Dinas Sosial Hari Purnomo, dan segenap jajaran Pemkab Jombang.

Baca Juga: Sekolah Rakyat di Jombang Segera Terwujud, Langkah Abah Bupati Warsubi Didukung Mensos dan Menseskab

PLH Sekdakab Jombang, Purwanto menyampaikan, bahwa Kabupaten Jombang telah siap dengan titik lokasi SR sesuai petunjuk Kemensos. Tim SR dari Pemkab Jombang telah menyiapkan dokumen penunjang pembangunan SR dan menjamin legalitasnya.

"Alhamdulillah kondisi eksisting di Kabupaten Jombang untuk penempatan SR, sementara di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Mojoagung. SKB Mojoagung merupakan aset Dinas Pendidikan Kabupaten Jombang, untuk penampungan sementara lokasi SR. Hal tersebut sudah kami informasikan pada Kemensos"terangnya.

Menurutnya, lokasi pembangunan gedung SR yang diusulkan oleh Pemkab Jombang adalah di Denanyar. Lokasi tersebut telah disurvei oleh Sekjen Kemensos, Robben Rico pada (4/4/2025).

Sementara bangunan sekolah belum berdiri, Pemkab Jombang mengusulkan SKB Mojoagung untuk menjadi lokasi sementara.

Lebih lanjut dalam kehadirannya meninjau pelaksanaan Desk, Menteri Sosial Gus Ipul menyampaikan Sekolah Rakyat tahun ini, akan dilaksanakan di 53 titik lokasi yang memiliki bangunan eksisting.

Kemensos terus akan meninjau melakukan pendalaman untuk jumlah dan kesiapan titik lokasi Sekolah Rakyat lainnya.

"Saat ini masih ada 80 titik lagi yang akan disurvei oleh Dinas PUPR terkait kelayakannya untuk SR. Jumlah pastinya (SR yang akan dimulai tahun ini) belum bisa kami pastikan, tapi nanti pada saatnya pasti kami sampaikan,"kata Gus Ipul.

Gus Ipul menargetkan, 200 titik lokasi SR dapat beroperasi pada tahun 2026. Untuk itu pihaknya menekankan pentingnya kerjasama antar lembaga dan Pemerintah Daerah, guna menyukseskan program strategis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga: Pemkab Jombang Kembali Raih Opini WTP 12 Kali dari BPK RI, Begini Harapan Bupati Warsubi

Halaman:

Tags

Terkini