nasional

Capaian 6 Bulan Pemerintah Prabowo: Harga Stabil hingga Keberhasilan Makan Bergizi Gratis

Jumat, 16 Mei 2025 | 15:30 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto saat membuka Sidang Kabinet Paripurna, menyampaikan evaluasi enam bulan pertama pemerintahan Kabinet Merah Putih. (Facebook @Prabowosubianto)

 

 


JAKARTA, MOCOSIK.COM — Presiden RI Prabowo Subianto saat membuka Sidang Kabinet Paripurna, menyampaikan evaluasi enam bulan pertama pemerintahan Kabinet Merah Putih.

Ia menekankan, bahwa berbagai capaian strategis yang berhasil diraih dalam waktu singkat merupakan pondasi penting untuk kebangkitan nasional ke depan.

"Dalam enam bulan kita memerintah, kita telah mencapai hal-hal yang cukup berarti, hal-hal yang bersifat fundamental memperkuat landasan kebangkitan kita sebagai bangsa,"tegas Prabowo di hadapan para menteri dan pejabat tinggi negara, Senin (5/5/2025).

Namun, ia mengingatkan seluruh jajaran untuk tetap rendah hati dan objektif dalam menilai kinerja pemerintah.

“Kalau kita tidak objektif, kita bisa masuk ke dalam jebakan bahwa kita menganggap diri kita sudah mampu, padahal tidak.”

Baca Juga: Prabowo Dukung Marsinah Jadi Pahlawan Nasional

Di sektor ekonomi, Prabowo menyoroti pencapaian Indonesia dalam mengendalikan inflasi yang kini termasuk salah satu yang terendah di dunia. Ia menyebut capaian ini sebagai hasil dari kesinambungan manajemen pemerintahan sebelumnya.

“Ini salah satu hasil daripada kepemimpinan dan manajemen Pak Jokowi,"ujar Prabowo, seraya menambahkan bahwa pengalaman Jokowi sebagai wali kota membuatnya paham cara mengelola inflasi dalam praktik, bahkan melebihi teori ekonomi dari universitas ternama.

Prabowo juga menyoroti keberhasilan pemerintah menjaga stabilitas harga pangan pada momen-momen krusial seperti Natal dan Lebaran.

"Akhir tahun, Natal, dan Lebaran tahun ini di masa pemerintah kita harga-harga aman. Stok pangan bersedia.”

Salah satu program unggulan yang mendapat sorotan utama adalah Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini, yang diluncurkan pada 6 Januari 2025, telah menjangkau lebih dari 1.200 titik di seluruh Indonesia dengan total penerima manfaat mencapai 3,4 juta anak per awal Mei.

"Dan di akhir November 2025 akan mencapai 82,9 juta penerima manfaat,"kata Prabowo.

Prabowo juga menegaskan bahwa angka keberhasilan dari sisi kesehatan program ini sangat tinggi.

Halaman:

Tags

Terkini