nasional

Bappeda Teken MoU dengan Tujuh Pimpinan Perusahaan di Jombang

Sabtu, 10 Mei 2025 | 21:00 WIB
Bappeda Jombang penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan tujuh pimpinan perusahaan di Jombang (jombangkab.go.id)

 

JOMBANG, MOCOSIK.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang melalui Bappeda Kabupaten Jombang menuju Program 100 Hari Program Kerja Bupati Jombang, menggelar acara temu bisnis dan kemitraan yang dilanjutkan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan pimpinan perusahaan di Kabupaten Jombang.

Pertemuan hangat dan kolaboratif antara pemerintah daerah dan dunia usaha yang disiarkan langsung di YouTube Channel Jombangkab ini digelar Taman Rumah Dinas Pendopo Kabupaten Jombang pada Senin, (5/5/2025) malam, fokus pada percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Warsubi menyampaikan, bahwa acara temu bisnis dan kemitraan ini merupakan momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha. 

Baca Juga: Wujudkan Ketahanan Pangan, Pemkab Jombang Kolaborasi dengan Perhutani

"Dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan saat ini, kita dihadapkan pada kebutuhan untuk bergerak cepat, efektif, dan kolaboratif. Pembangunan yang inklusif hanya akan terwujud apabila semua pihak, baik pemerintah, swasta, dan masyarakat, berjalan dalam harmoni, saling melengkapi peran, dan membangun rasa tanggung jawab bersama,"tutur Bupati Warsubi.

Lebih lanjut, Abah Warsubi menjelaskan bahwa pemerintah Kabupaten Jombang ingin menciptakan media kolaborasi yang lebih kuat dan terstruktur.

Pihaknya mendorong para pelaku usaha untuk tidak hanya menjadi penggerak ekonomi daerah, tetapi juga menjadi mitra aktif dalam pembangunan sosial, pendidikan, kesehatan, lingkungan, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Salah satu program yang didorong adalah "Program Bapak Asuh : Kolaborasi Bersama Giatkan SINERGI" yang disingkat "Pro Abah : Kobarkan Sinergi".

Dimana perusahaan akan berperan aktif dalam melakukan pendampingan, pembinaan, dan pelatihan kepada mitra binaan dari kalangan UMKM, kelompok tani, kelompok ternak, dan masyarakat desa.

"Melalui program ini, kami berharap mereka dapat lebih mandiri serta mampu mengadopsi tata kelola usaha yang lebih inovatif dan modern, sehingga semakin produktif dalam menggerakkan roda ekonomi masyarakat,"imbuhnya.

Bupati Warsubi juga menyoroti pentingnya penyelarasan program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan dengan prioritas pembangunan daerah.

"Kami menyadari, selama ini banyak perusahaan di Jombang telah menjalankan program CSR masing-masing secara mandiri. Namun ke depan, yang kita dorong adalah penyelarasan CSR dengan prioritas pembangunan daerah. Sehingga melalui program Bapak Asuh ini, pelaksanaan CSR perusahaan dapat lebih terarah, berdampak nyata, dan sinergis dengan agenda pembangunan yang telah dirancang oleh pemerintah daerah Kabupaten Jombang,"tegas Bupati Jombang.

Abah Warsubi berharap, penandatanganan MoU ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi pijakan awal untuk langkah-langkah ke depan yang akan dituangkan dalam bentuk perjanjian kerja sama yang akan dimatangkan dan ditindaklanjuti bersama oleh tim penyelaras percepatan pembangunan daerah beserta perangkat daerah terkait.

Halaman:

Tags

Terkini