Adapun pesan utama adalah tidak ada anak bodoh, semua anak jenius.
Sesi fashion show seragam Sekolah Rakyat juga menyedot perhatian. Para siswa memperagakan delapan jenis seragam, mulai dari seragam kelas, batik nasional, olahraga, hingga jas laboratorium.
Baca Juga: Sekolah Rakyat di Jombang Segera Terwujud, Langkah Abah Bupati Warsubi Didukung Mensos dan Menseskab
Pendiri ESQ Corp Ary Ginanjar turut memuji potensi siswa. Ia menyebut semua anak memiliki"Talent DNA" unik yang bisa diasah. Aplikasi tes bakat gratis pun diberikan untuk membantu siswa menentukan masa depan.
Gus Ipul menambahkan, bahwa keberhasilan ini bukan kerja Kemensos semata, tetapi hasil kolaborasi lintas kementerian, lembaga, daerah, dan swasta, termasuk dukungan penuh dari Presiden melalui Inpres.
Turut hadir dalam pembukaan MPLS tersebut, diantaranya:
• Menteri PAN-RB, Rini Widyantini
• Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin
• Kepala BPS, Amalia Widyasanti
• Kepala Staf Kepresidenan, Letjen (Purn) AM Putranto
• Ketua Formatur Sekolah Rakyat, Prof M. Nuh
• Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo Priyono
• Wakil Menteri PPN/Bappenas, Febrian Ruddyard
Sebagai penutup, Gus Ipul menyampaikan pesan penuh makna, yaitu "Kemiskinan bisa mewariskan ketakutan. Tapi pendidikan mewariskan harapan. Sekolah Rakyat adalah warisan harapan dari Presiden untuk mereka yang selama ini dipinggirkan".***