JOMBANG, MOCOSIK.COM – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 yang dilaksanakan oleh Kodim 0814 Jombang bersama Pemerintah Kabupaten Jombang terus menunjukkan progres signifikan.
Kegiatan karya bakti terpadu ini telah dimulai sejak 18 Juni 2025 dan dijadwalkan berakhir pada 21 Agustus 2025 mendatang.
Bupati Jombang, H. Warsubi, yang turut hadir dalam kegiatan pengawasan dan evaluasi TMMD menegaskan, bahwa program ini menjadi bukti nyata hadirnya negara dalam mempercepat pemerataan pembangunan di desa.
"TMMD adalah bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat. Bukan sekadar membangun jalan atau mushola, tetapi juga membangun harapan dan optimisme warga desa,"ujar Bupati Warsubi saat meninjau lokasi di Dusun Kromong, Kecamatan Ngusikan, Jumat (1/8/2025).
Baca Juga: Upacara Penutupan TMMD Ke-116 TA 2023 di Kecamatan Plandaan Ditandai dengan Serah Terima Hasil TMMD
"Ini sejalan dengan visi pembangunan Jombang yang menyeluruh, menyentuh bukan hanya wilayah perkotaan, tetapi juga daerah pinggiran,"tambahnya.
Komandan Kodim 0814 Jombang, Letkol Inf Dicki Prasojo, dalam paparannya menjelaskan bahwa lokasi utama pelaksanaan TMMD berada di Kecamatan Ngusikan, dengan titik konsentrasi di Dusun Gondang dan Dusun Kromong.
"TMMD merupakan wujud sinergi antara Pemkab dan Kodim dalam pembangunan fisik maupun non-fisik, berdasarkan perintah Panglima TNI. Ini bagian dari strategi ketahanan nasional melalui pembangunan pedesaan,"tegasnya.
Sejumlah sasaran fisik TMMD ke-125 di antaranya adalah rehabilitasi jalan paving sepanjang 1.178 meter di Dusun Kromong, yang sebelumnya sulit dilalui saat musim hujan, serta pembangunan mushola di Dusun Gondang yang saat ini telah mencapai progres 60 persen, termasuk pemasangan paving dan keramik.
Tak hanya itu, TMMD juga menyasar program penghijauan sepanjang 1.800 meter di Dusun Banyuasin sebagai bagian dari konservasi lingkungan. Selain itu, dibangun dua unit sumur bor untuk mendukung akses air bersih dan rehabilitasi tiga unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di lokasi yang sama.
"Secara keseluruhan, progres pekerjaan fisik telah mencapai sekitar 80 persen. Pekerjaan jalan paving kini tinggal menyisakan 20 persen,"jelas Dandim Dicki Prasojo.
Posko utama TMMD berada di Balai Desa Kromong. Di luar kegiatan fisik, program ini juga menyasar pendekatan non-fisik seperti penyuluhan, pelayanan kesehatan, dan berbagai kegiatan sosial.
Asisten Logistik Panglima TNI Mayjen TNI Chandra Wijaya, yang turut hadir dalam kegiatan, menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi antara TNI dan Pemkab Jombang.