JOMBANG, MOCOSIK.COM – Pemeriksaan kesehatan bagi calon jemaah haji tidak hanya dilakukan sebelum keberangkatan, tetapi juga akan diverifikasi ulang di seluruh titik masuk ke Arab Saudi.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang, dr. Hexawan Tjahja Widada, M.KP., saat membuka sekaligus memberikan arahan dalam webinar pada Senin (01/12).
"Jemaah yang tidak memenuhi syarat dilarang masuk, dikarantina, atau dipulangkan. Pemerintah Arab Saudi menegaskan tidak ada toleransi terhadap pelanggaran ini karena keselamatan publik menjadi prioritas utama,"tegasnya.
Baca Juga: Peringati HKN ke 61, Dinkes Jombang Gelar Cek Kesehatan Gratis di Desa Puri Semanding
Kegiatan webinar ini diikuti oleh 34 dokter fungsional Puskesmas serta 34 tenaga kesehatan dari Puskesmas, rumah sakit pemerintah, dan laboratorium/klinik yang ditunjuk sebagai tim pemeriksa kesehatan haji Kabupaten Jombang untuk musim haji 2026.
Kadinkes menekankan pentingnya memastikan seluruh jemaah haji asal Jombang dalam kondisi sehat sebelum berangkat.
"Semua jemaah harus sehat agar dapat melaksanakan ibadah haji dengan sempurna, menjadi haji mabrur, dan tidak ada yang sampai dilarang masuk, dikarantina, atau dipulangkan oleh pemerintah Arab Saudi,"pungkasnya.***