nasional

Polres Jombang dan Pemkab Gelar Apel Siaga Bencana, Perkuat Antisipasi Kekeringan dan Karhutla

Kamis, 6 Agustus 2026 | 14:51 WIB
Polres Jombang dan Pemkab menggelar Apel Siaga Bencana 2026 guna memperkuat antisipasi kekeringan dan kebakaran hutan saat kemarau (Humas Polres Jombang)

 

 

JOMBANG, MOCOSIK.COM – Polres Jombang bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang menggelar Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana dan Gelar Sarana Prasarana Tahun 2026 di Lapangan Mapolres Jombang, Kamis (6/8/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah awal memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang diperkirakan meningkat saat puncak musim kemarau.

Apel dipimpin Kapolres Jombang, AKBP Ardi Kurniawan, S.H., S.I.K., CPHR, didampingi Wakil Bupati Jombang KH. Salmanudin dan Dansat Radar 405 Ploso Letkol Lek Bayu Ardiansyah.

Kegiatan diikuti personel TNI-Polri, BPBD, organisasi kemasyarakatan, serta sejumlah instansi terkait sebagai wujud sinergi lintas sektor dalam penanggulangan bencana. 

Baca Juga: Polres Jombang Salurkan 6 Ton Benih Jagung untuk Petani Mojowarno Dukung Ketahanan Pangan

Dalam amanatnya, Kapolres Jombang menegaskan pentingnya meningkatkan kesiapsiagaan sebagai bentuk antisipasi menghadapi berbagai potensi bencana selama musim kemarau.

"Upaya pencegahan harus terus dilakukan meski segala sesuatu tetap berada dalam kehendak Allah SWT,"terangnya.

AKBP Ardi Kurniawan juga menyampaikan lima poin penting kepada seluruh peserta apel.

Pertama, menjadikan apel kesiapsiagaan sebagai momentum memperkuat kewaspadaan dan memastikan seluruh personel memahami tugas serta tanggung jawabnya dalam penanganan bencana.

Kedua, seluruh elemen masyarakat diminta meningkatkan kepedulian dan semangat gotong royong melalui sosialisasi pencegahan kebakaran hingga tingkat RT, RW, desa, serta kepada pemilik maupun pengelola lahan. Dengan demikian, setiap muncul titik api dapat segera dilaporkan dan ditangani sebelum meluas.

Ketiga, masyarakat diimbau tidak membuka lahan dengan cara membakar selama musim kemarau. Kondisi lahan yang kering sangat rentan menyebabkan api cepat menyebar dan memicu kebakaran yang lebih besar.

Keempat, Kapolres menekankan pentingnya koordinasi, komunikasi, dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari TNI, Polri, pemerintah daerah, BPBD, pemadam kebakaran, pemerintah desa, relawan, hingga masyarakat.

Halaman:

Tags

Terkini